INSIBERNEWS - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara mengenai alasannya baru memperlihatkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada publik.
Jokowi menyebut keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai momentum untuk mengungkap statusnya sebagai kader PSI memang baru tepat dilakukan sekarang.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).
Menurut Jokowi, sejumlah pihak sebelumnya mempertanyakan mengapa KTA PSI miliknya baru ditunjukkan ke publik. Ia menjawab pertanyaan tersebut dengan menyebut bahwa kartu itu merupakan miliknya sehingga dirinya bebas menentukan kapan akan memperlihatkannya.
“Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang. Ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya. Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang,” ujar Jokowi.
Ia kemudian menegaskan bahwa momentum menjadi salah satu faktor penting dalam politik.
Baca Juga: Antrean 7,8 Km Mengular ke Arah Ketapang, Sopir Truk Bikin Arus Lalu Lintas Tersendat
“Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang,” lanjutnya.
Jokowi Sempat Bergurau dengan Kader PSI
Kehadiran Jokowi dalam Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi mendapat sambutan meriah dari para kader partai.
Di tengah acara, Jokowi juga sempat melontarkan candaan kepada kader yang mungkin tidak sepakat dengan keputusannya bergabung dengan PSI.
“Siapa setuju saya memiliki kartu ini? Ada yang tidak setuju, maju, saya beri sepeda,” kata Jokowi sambil bergurau.
Baca Juga: Bongkar Sindikat Mafia Tanah, KPK Sita Tumpukan Dolar hingga Perhiasan Emas dari Kanwil BPN Jatim
Rakorda tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi PSI Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi, di antaranya Ketua DPW PSI Jawa Barat Abang Ijo Hapidin, Ketua Harian DPW PSI Jawa Barat Chodri Syafii, serta Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi Ridho Choirul Umam.