Namun, kondisi Vanreko kembali mengalami perubahan pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Dia mengalami kejang berulang yang kemudian diikuti penurunan kesadaran. Menurut Iman, kondisi tersebut merupakan komplikasi sistemik akibat heatstroke yang berdampak pada fungsi organ vital.
Melihat kondisi tersebut, tim medis RSAU dr. Esnawan Antariksa berkoordinasi dengan RSPAD Gatot Soebroto untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, khususnya perawatan neuro-intensive care.
Baca Juga: Misteri Kematian Presenter TVRI Terjawab, Dua Rekan Dekat Yanto Idorway Resmi Jadi Tersangka
Vanreko kemudian dibawa menggunakan ambulans berstandar ICU yang dilengkapi berbagai fasilitas medis. Proses pemindahan juga didampingi tim medis serta personel POM AU.
Vanreko tiba di IGD RSPAD Gatot Soebroto sekitar pukul 11.30 WIB. Di rumah sakit tersebut, dia menjalani pemeriksaan CT Scan kepala dan mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU.
Perawatan dilakukan di bawah pengawasan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), dr. Tanov, Sp.S. Sejumlah pejabat Pusdikkes dan Kementerian Pertahanan juga turut mendampingi proses penanganan.
Baca Juga: Sempat Runtuh Ditelan Laut, Anak Krakatau Bangkit dan Bentuk Daratan Baru Seluas 341 Hektare
Meski telah mendapat perawatan dari tim medis gabungan, kondisi Vanreko akhirnya tidak dapat diselamatkan.
"Meskipun seluruh jajaran tim medis gabungan dari Pusdikkes, RSAU dr. Esnawan Antariksa, dan RSPAD Gatot Soebroto telah mengerahkan segenap upaya medis terbaik dan penanganan intensif secara maksimal, Tuhan Yang Maha Esa berkehendak lain. Saudara Vanreko Varkas Bagaskara, S.Pd. dinyatakan meninggal dunia," tutur Iman.
Kepergian Vanreko mendapat perhatian dari jajaran Tim Kesehatan TNI dan penyelenggara Latsarmil Komcad. Mereka menyampaikan duka cita serta belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Tutup Usia di Umur 73 Tahun, Dunia Seni Berduka Atas Kepergian Sang Maestro Guruh Soekarnoputra
Iman menyebut Vanreko sebagai sosok patriot muda yang memiliki dedikasi dan integritas serta menunjukkan semangat bela negara selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Sementara itu, proses pemulasaraan jenazah, penghormatan terakhir, pengantaran jenazah ke rumah duka, hingga pendampingan dan fasilitas bagi keluarga disebut telah disiapkan oleh Kementerian Pertahanan, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta instansi terkait.
"Seluruh proses pemulasaraan, penghormatan terakhir, pendorongan jenazah ke rumah duka, hingga pendampingan fasilitas bagi keluarga sepenuhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertahanan, Kementerian Ekonomi Kreatif dan instansi terkait," pungkas Iman. ***