news

Heboh Dugaan Pemukulan di Muktamar NU ke-35, Panitia Ungkap Fakta Sebenarnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:53 WIB
Heboh Dugaan Pemukulan di Muktamar NU ke-35, Panitia Ungkap Fakta Sebenarnya (Dok. MUI)

INSIBERNEWS – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memberikan klarifikasi terkait kabar dugaan pemukulan yang dialami salah satu pengurus NU di tengah berlangsungnya Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, membenarkan adanya dugaan kekerasan tersebut. 

Namun, ia menegaskan bahwa insiden itu tidak terjadi di arena Muktamar NU maupun kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Baca Juga: Master Limbad Sambangi Kediaman Supriyono Botok Usai Demo di Gedung DPR

Menurut Abdurrozaq, pihaknya telah memperoleh informasi dari Polres Jombang mengenai lokasi kejadian. Berdasarkan konfirmasi tersebut, dugaan pemukulan berlangsung di sebuah hotel yang berada di Jalan Kepatihan, Jombang.

"Panitia tidak mengetahui sama sekali karena terjadinya bukan di tower atau penginapan yang disiapkan panitia," ujar KH Abdurrozaq, Minggu (30/8/2026).

Abdurrozaq menjelaskan, lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian berada di luar wilayah yang menjadi tanggung jawab Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU.

Baca Juga: Uang Rp1,28 Miliar Milik Vilmei Diduga Digelapkan, 3 Orang Kini Jadi Tersangka

Ia kembali menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan pemukulan yang terjadi di arena Muktamar tidak sesuai dengan fakta yang diterimanya.

"Saya sudah dapat konfirmasi yang lengkap bahwasanya pemukulan terjadi di salah satu hotel di Jalan Kepatihan, bukan wilayah yang dalam jangkauan panitia lokal," jelasnya.

Korban disebut merupakan salah satu pengurus NU dan diduga berstatus sebagai delegasi resmi Muktamar ke-35 NU. Baik korban maupun pihak yang dilaporkan disebut berasal dari wilayah Kalimantan.

Baca Juga: Kuota Internet Tak Boleh Hangus! Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru untuk Operator Seluler

Adapun terlapor dalam perkara tersebut disebut bernama Alwan Saputra, yang disebut sebagai Ketua PWNU Kalimantan Utara.

Mengenai penyebab dugaan pemukulan, Abdurrozaq mengaku belum mendapatkan informasi secara pasti. Ia mengatakan persoalan tersebut bisa saja berkaitan dengan urusan pribadi maupun dinamika yang muncul selama pelaksanaan Muktamar NU.

Halaman:

Tags

Terkini