"Motifnya kami kurang tahu. Bisa jadi masalah pribadi atau mungkin masalah yang terkait dengan dinamika muktamar ini," katanya.
Karena perkara tersebut telah ditangani kepolisian, ia meminta seluruh pihak menunggu dan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Panitia Bantah Ada Karantina Peserta Muktamar NU
Selain isu dugaan pemukulan, Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU juga meluruskan informasi lain yang beredar mengenai adanya karantina terhadap para peserta.
Abdurrozaq dengan tegas membantah kabar tersebut. Menurut dia, panitia tidak pernah memberlakukan karantina kepada para muktamirin.
"Kalau panitia mengkarantina peserta itu tidak benar," tegasnya.
Ia menjelaskan, panitia telah menyediakan sejumlah fasilitas penginapan bagi peserta Muktamar ke-35 NU di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Total terdapat sembilan tower yang disiapkan sebagai tempat menginap peserta, mulai dari Tower 1 hingga Tower 9.
Baca Juga: Nasaruddin Umar Buka Suara soal Kursi Ketum PBNU, Ternyata Pilih Tetap Jadi Menteri Agama
"Kalau panitia lokal, kami yang ditunjuk, tower yang kita siapkan ada di Tambakberas. Semuanya di Tambakberas, mulai Tower 1 sampai Tower 9," ungkapnya.
Hingga saat ini, sekitar 97,5 persen peserta yang telah melakukan registrasi disebut sudah terkonfirmasi. Para peserta tersebut juga disebut menempati penginapan yang telah disiapkan panitia.
"Semua peserta yang terkonfirmasi registrasi 97,5 persen dan semuanya bermalam di Tower 1 sampai Tower 9," ujarnya.
Di tengah munculnya sejumlah informasi terkait pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Abdurrozaq memastikan kegiatan di kawasan Tambakberas berjalan aman dan kondusif.
Baca Juga: Video Dugaan Jukir Ditembak di Palu Viral, Polisi Masih Selidiki Sosok Penembaknya
"Aman, sangat kondusif sekali, enggak ada apa-apa," tegasnya.
Artikel Terkait
Nasaruddin Umar Buka Suara soal Kursi Ketum PBNU, Ternyata Pilih Tetap Jadi Menteri Agama
Wartawan Diduga Dipukul Oknum TNI Saat Kericuhan di Lapangan Bumigas Aceh Utara
Pramono Anung Melayat ke Rumah Duka Korban Kericuhan Pejompongan, Tawarkan Pekerjaan kepada Anak Bambang
Kuota Internet Tak Boleh Hangus! Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru untuk Operator Seluler
Uang Rp1,28 Miliar Milik Vilmei Diduga Digelapkan, 3 Orang Kini Jadi Tersangka
Master Limbad Sambangi Kediaman Supriyono Botok Usai Demo di Gedung DPR