Perselisihan kemudian berlanjut. Korban disebut mengajak RA untuk menyelesaikan persoalan melalui perkelahian satu lawan satu di belakang lingkungan SMAN Unggul Binaan Pante Raya.
Namun, situasi berubah ketika perkelahian tersebut melibatkan HR. Korban akhirnya berhadapan dengan dua pelajar, yakni RA dan HR.
Baca Juga: Sumatera Dikepung 2.945 Titik Panas, Kabut Asap Bikin Siswa Pekanbaru Terpaksa Belajar Daring
Aksi kekerasan tersebut kemudian direkam menggunakan telepon seluler. Rekaman itulah yang selanjutnya menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pelajar mengenakan kaus hitam melakukan kekerasan terhadap korban. Korban tampak dibanting dan kepalanya dipiting sebelum mendapat pukulan dan tendangan.
Pada bagian lain rekaman, korban terlihat terdiam setelah mendapat tendangan. Sejumlah pelajar kemudian tampak berada di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Surabaya, Outlander Diduga Dikemudikan dalam Kondisi Mabuk hingga Tewaskan Warga
Korban diketahui telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Datu Beru. Polisi menyebut korban masih menunggu hasil pemeriksaan CT Scan untuk mengetahui kondisi medisnya secara lebih lanjut.
Informasi awal menyebutkan aksi tersebut melibatkan dua hingga tiga orang, sementara beberapa pelajar lain yang berada di sekitar lokasi hanya menyaksikan kejadian.
Polisi kini masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk peran masing-masing pihak yang berada di lokasi, guna memastikan perkara tersebut ditangani berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan selama proses penyidikan. ***