INSIBERNEWS - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiagakan pengamanan ekstra untuk mengawal rangkaian kegiatan masyarakat di ibu kota pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Fokus utama aparat hari ini tertuju pada perhelatan Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ribuan aparat gabungan diterjunkan ke lapangan demi memastikan hajat kenegaraan tersebut berjalan kondusif tanpa kendala berarti.
Operasi keamanan ini melibatkan kolaborasi masif dari berbagai instansi lintas sektoral guna menciptakan suasana yang aman.
Tercatat ada 800 anggota Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 anggota polres jajaran, 1.850 prajurit TNI, hingga 52 perwakilan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti Satpol PP, Dishub, dan petugas pemadam kebakaran yang disiagakan di berbagai titik krusial sejak pagi.
Baca Juga: Buntut Tantangan Viral Baca Al-Quran di Ancol, Dua Tersangka Penistaan Agama Akhirnya Masuk Bui
"Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, disiapkan 8.095 personel gabungan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulisnya saat membeberkan rincian jumlah pasukan yang dikerahkan.
Dalam praktiknya, pihak kepolisian menerapkan skema pengamanan berlapis yang menitikberatkan pada langkah pencegahan.
Menariknya, seluruh aparat yang bertugas di lapangan secara tegas dilarang membawa senjata api dan diwajibkan menjaga tata krama kepolisian. Tindakan hukum secara tegas baru akan diambil sebagai jalan terakhir apabila situasi darurat benar-benar terjadi dan membutuhkan penanganan sesuai prosedur.
"Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib," tegas Budi Hermanto menyoroti strategi pengamanan ramah warga yang diusung oleh jajarannya.
Baca Juga: Tutup Permanen 504 Dapur MBG Tak Layak Sanitasi, BGN Tegaskan Keselamatan Anak Jadi Prioritas Utama
Konsentrasi aparat rupanya tidak hanya terpusat di kawasan parlemen Senayan saja. Pada hari yang sama, aparat juga disebar untuk mengamankan festival RI Fest di Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, hingga sejumlah titik aksi unjuk rasa warga.
Terkait kelancaran lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan skenario rekayasa jalan yang sifatnya situasional guna meminimalisir imbas kemacetan panjang.
Masyarakat ibu kota diimbau agar tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa, sembari memperhitungkan rute perjalanan agar terhindar dari kepadatan di sekitar kawasan Senayan, Jalan Gatot Subroto, dan Palmerah.
Jika warga mendapati situasi yang membutuhkan campur tangan keamanan secara mendesak, aparat siap memberikan pelayanan penuh yang bisa diakses dengan mudah melalui layanan Call Center Polri 110.***