news

Perdana Mengudara di Istana, Gagahnya Dua Jet Tempur Rafale Siap Semarakkan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:53 WIB
Dua pesawat jet tempur Rafale ikuti atraksi udara gladi kotor HUT ke-81 RI (Dok. prabowosubianto.com)
INSIBERNEWS - Langit Jakarta bersiap menyajikan tontonan spektakuler pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dua unit jet tempur canggih buatan Prancis, Dassault Rafale, milik TNI Angkatan Udara (AU) diterjunkan langsung untuk unjuk kebolehan di atas Istana Merdeka.
 
Kehadiran alutsista anyar ini sukses menjadi pusat perhatian saat sesi gladi kotor perayaan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa keterlibatan pesawat tempur generasi baru tersebut merupakan bagian dari demo udara akbar tahun ini.
 
Secara keseluruhan, atraksi memukau yang membelah langit ibu kota ini tidak hanya melibatkan Rafale, melainkan sebuah formasi besar dari puluhan burung besi kebanggaan militer Indonesia.
 
Baca Juga: Kabar Gembira Buat Buruh Tani! Mentan Amran Janji Permudah Akses Bantuan Traktor dan Mesin Canggih

"Iya, Rafale juga ikut. Ini pertama kali ya dua Rafale yang dimiliki Indonesia diterjunkan untuk atraksi. Pengennya sih lebih banyak lagi, doakan saja. Terima kasih ya teman-teman semua," ucap Prasetyo Hadi dengan antusias saat ditemui awak media di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026).

Lebih lanjut, Mensesneg menjelaskan bahwa tim panitia bersama aparat militer masih terus mematangkan evaluasi terkait titik koordinat manuver udara.
 
Presisi terbang sangat krusial agar formasi udara tersebut tampak sempurna saat disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto beserta tamu kenegaraan dari podium utama. Tak hanya menyoal keindahan atraksi, faktor cuaca serta keselamatan para penerbang andal TNI tentu menjadi prioritas mutlak dalam misi berisiko tinggi ini.

"Tadi mulai pukul 08.00 WIB sudah kita mulai (gladi kotor HUT RI). Nah, baru saja juga kita saksikan bersama, termasuk latihan untuk demo udara yang diikuti kurang lebih 81 unit, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki," tuturnya merinci jumlah armada udara yang dilibatkan dalam simulasi tersebut.
 
Baca Juga: Diguncang Gempa Dahsyat 7,4 Magnitudo, 213 Orang di Kolombia Tewas dan Ribuan Masih Hilang

Beralih ke darat, persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) rupanya juga tak kalah menantang. Prasetyo menyebutkan ada sedikit penyesuaian teknis karena para pemuda-pemudi ini sekarang harus berlatih baris-berbaris di atas hamparan rumput tebal halaman Istana, bukan lagi di lapangan berpermukaan aspal atau semen yang keras.
 
Kondisi pijakan yang jauh lebih berat tersebut membuat para pelatih menginstruksikan adanya tambahan porsi latihan mandiri agar hentakan langkah pasukan tetap tegap dan serempak.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang ingin ikut merayakan hari kemerdekaan secara langsung, pemerintah memastikan adanya penambahan kuota penonton upacara hingga mencapai angka 3.400 orang.
 
Baca Juga: Ekshumasi Jenazah Sutrimo Digelar Hari Ini, Polisi Buru Petunjuk di Balik Kematian Misterius
 
Kapasitas besar tersebut nantinya akan dibagi rata untuk sesi pengibaran bendera di pagi hari dan momen penurunan bendera saat sore. Tak cukup sampai di situ, sebuah blok tenda khusus juga telah didirikan di sekitar area Taman Pandang bagi warga sipil yang ingin merasakan langsung kemeriahan detik-detik bersejarah ini.***

Tags

Terkini