INSIBERNEWS - Warga di sekitar kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendadak digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di perairan pada Jumat (24/7/2026).
Korban yang belakangan diketahui merupakan petugas keamanan waduk tersebut ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan dan penuh kejanggalan, yakni dengan posisi kedua tangan yang terborgol ke belakang.
Saat dievakuasi ke daratan, jenazah malang itu juga masih mengenakan seragam satuan pengamanan (satpam) lengkap, memicu spekulasi kuat di masyarakat bahwa ia adalah korban kejahatan.
Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, identitas korban diketahui berinisial S, seorang pria berusia 42 tahun yang tercatat sebagai pegawai aktif di Perum Jasa Tirta II. Momen evakuasi jasad korban dari permukaan air waduk pun sempat terekam kamera gawai milik warga setempat dan videonya kini viral beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Heboh Kabar 522 Pelajar Sidoarjo Positif HIV, Dinkes Ungkap Fakta Sebenarnya
Dalam rekaman amatir yang menghebohkan publik tersebut, terlihat sangat jelas bagaimana kondisi fisik korban saat ditemukan tak bernyawa dengan borgol besi yang masih mengunci erat pergelangan tangannya.
Menelusuri kronologi sebelum insiden maut tersebut terjadi, berdasarkan penuturan sejumlah saksi mata di sekitar lokasi, sosok S terakhir kali terlihat masih beraktivitas pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Sebelum dinyatakan hilang tenggelam dan akhirnya ditemukan meninggal dunia, beberapa warga melaporkan sempat melihat korban tengah bertugas memantau keamanan di kawasan waduk.
Namun nahasnya, pada malam itu ia diduga kuat sempat terlibat adu mulut dan perselisihan sengit dengan sekelompok pemuda tak dikenal yang kedapatan membuat keributan di area obyek vital tersebut.
Baca Juga: Heboh Flexing Anak Pejabat, Nevi Rizal Akhirnya Mundur dari Jabatan Akui Tanggung Jawab Moral
Menindaklanjuti temuan yang mengerikan ini, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta langsung bergerak cepat menerjunkan anggotanya untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat kepolisian berhasil menyita dan mengamankan sejumlah barang bukti penting yang tertinggal di lokasi guna keperluan penyelidikan lebih mendalam.
Beberapa barang milik korban yang berhasil diamankan dari sekitar TKP antara lain alat komunikasi handy talkie (HT), sepeda motor yang biasa digunakannya untuk bekerja, serta atribut dinas berupa pakaian dan sepatu.
"Luka kami masih melakukan visum, hasil yang belum kami terima. Sementara jenazah masih dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, setelah itu besok kita akan kirim jenazah untuk melakukan penyelidikan mengetahui penyebab dari kematian korban," tegas Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengonfirmasi langkah penyidikan kepolisian saat ini pada Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK, 19 Orang Diamankan dalam OTT