news

Bocah 9 Tahun di Batam Alami Luka Lebam hingga Badan Kurus, Solidaritas Ojol Laporkan Ibu Tiri ke Polisi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:42 WIB
Ilustrasi penganiayaan pada anak (Foto: Thinkstock)

INSIBERNEWS - Potret buram kekerasan dalam rumah tangga kembali mengoyak rasa kemanusiaan publik, kali ini menimpa seorang anak perempuan malang berinisial A (9) di Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

Gadis kecil yang seharusnya tumbuh penuh keceriaan itu ditemukan dalam kondisi tubuh yang sangat kurus memprihatinkan, dipenuhi bekas luka lama, serta lebam kebiruan yang membekas di sekitar kelopak mata kanan dan wajahnya.

Baca Juga: Di Ambang Kejatuhan Politik Downing Street, Keir Starmer Bakal Mundur dari Kursi PM Inggris

Tabir gelap penyiksaan ini berhasil tersingkap berkat kepekaan sosial luar biasa dari komunitas pengemudi ojek online (ojol) setempat yang tergabung dalam KOMANDO Batam.

Awalnya, ayah kandung korban mengirimkan dokumentasi ke grup komunikasi ojol untuk meminta bantuan logistik karena kehabisan stok makanan, namun para pengemudi justru menangkap adanya kejanggalan fisik yang mendalam pada sang anak.

"Awalnya kami hanya ingin membantu. Namun setelah melihat kondisi korban, kami merasa ada kejanggalan sehingga Satgas KOMANDO kami turunkan untuk melakukan pengecekan dan pendalaman,"

Baca Juga: Nataru 2026 Makin Lancar, Pemerintah Siapkan 10 Ruas Tol Baru untuk Difungsikan

ungkap Ketua Umum KOMANDO Batam, Feriandi Tarigan, Sabtu (20/6/2026). Kecurigaan para relawan kian menebal karena setiap kali korban diinterogasi perlahan, sang ibu tiri selalu memotong pembicaraan, hingga akhirnya bocah tersebut berhasil dibawa keluar rumah dan memberanikan diri menceritakan semua kepedihan yang ia alami selama ini.

Penyelamatan ini berjalan dramatis lantaran tim satgas ojol mendeteksi pergerakan ibu tiri korban yang kedapatan telah memegang tiket kapal dari Pelabuhan Sekupang menuju Dumai demi menghindari jerat hukum.

Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Berlanjut, Kapolri Jelaskan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Melalui koordinasi cepat dengan pihak kepolisian, pelarian sepihak perempuan tersebut berhasil digagalkan bersama suaminya pada malam hari tepat sebelum kapal angkutan itu bertolak dari pelabuhan.

Kini, A tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat untuk memulihkan trauma fisik maupun psikologisnya, meskipun hingga saat ini belum ada kerabat dekat yang datang mendampingi.

Baca Juga: Serangan Bom dan Tembakan Guncang Thailand Selatan, Enam Polisi Terluka Dua Kritis

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengonfirmasi bahwa jajarannya tengah bergerak cepat melakukan penyidikan mendalam demi mengurai benang kusut kasus dugaan kekerasan domestik ini.

Halaman:

Tags

Terkini