Di Ambang Kejatuhan Politik Downing Street, Keir Starmer Bakal Mundur dari Kursi PM Inggris

Photo Author
- Minggu, 21 Juni 2026 | 13:32 WIB
PM Inggris Kier Starmer (Foto : PA)
PM Inggris Kier Starmer (Foto : PA)

INSIBERNEWS - Badai politik dahsyat kembali mengguncang pusat pemerintahan Inggris di Downing Street menyusul kabar rencana mundurnya Perdana Menteri Keir Starmer.

Berdasarkan laporan surat kabar Observer yang dilansir oleh Reuters, orang nomor satu di Britania Raya tersebut diprediksi akan mengumumkan tanggal pengunduran dirinya secara resmi pada Senin (22/6) besok, mengakhiri spekulasi panjang terkait masa depan kepemimpinannya.

Baca Juga: Nataru 2026 Makin Lancar, Pemerintah Siapkan 10 Ruas Tol Baru untuk Difungsikan

Tensi politik di internal Partai Buruh sebenarnya telah mendidih selama beberapa bulan terakhir, namun mencapai puncaknya pada Jumat (19/6) lalu.

Langkah Starmer kian tersudut setelah rival politik utamanya, Andy Burnham, sukses mengamankan kursi di parlemen, sebuah kemenangan strategis yang secara konstitusional memuluskan jalan Burnham untuk menantang kepemimpinan Starmer secara terbuka.

Di tengah situasi yang semakin kritis ini, Starmer dilaporkan mengasingkan diri ke kediaman resminya di Chequers guna merenungkan langkah politik berikutnya bersama sang istri.

Baca Juga: Trump Siapkan Kebijakan Tarif di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS-Iran Buntu

Sejumlah elite senior Partai Buruh meyakini bahwa pengumuman krusial mengenai masa depan pemerintahan Inggris akan segera dilemparkan ke publik paling lambat awal pekan ini.

Meskipun kabar kepergian sang perdana menteri berembus kencang, kubu internal pemerintah mencoba memberikan narasi perlawanan demi meredam kepanikan publik.

Seorang sumber dari lingkaran dalam pemerintahan menegaskan bahwa sang perdana menteri sejauh ini masih berkomitmen penuh menyelesaikan agenda-agenda negara dan mengabaikan desakan mundur tersebut.

Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Berlanjut, Kapolri Jelaskan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

"Saya akan melawan setiap tantangan terhadap kepemimpinan ini,"

"Partai Buruh jangan sampai menghancurkan diri sendiri melalui pertikaian internal yang tidak produktif," cetus Starmer pada Jumat lalu, mencoba membakar semangat para loyalisnya di tengah mosi tidak percaya yang kian meluas.

Ironisnya, Starmer yang sempat dipuja sebagai pahlawan setelah membawa faksi kiri-tengah meraih kemenangan mutlak pada pemilu 2024, kini harus menyaksikan popularitasnya terjun bebas ke titik nadir.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X