news

Trump Bongkar Kesepakatan Damai Iran dan AS Nyaris Bubar Gara-Gara Netanyahu: Israel Bisa Hancur dalam Dua Jam

Selasa, 16 Juni 2026 | 15:35 WIB
Benjamin Netanyahu - Perdana Menteri Israel (Foto : Abir Sultan/AFP via getty images)

Trump mengungkapkan serangan Israel ke wilayah pinggiran selatan Beirut pada Minggu pagi hampir membuat kesepakatan damai Iran-AS gagal total.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai belasan lainnya, meski saat itu situasi tengah mengarah pada gencatan senjata.

Trump menilai operasi militer Israel itu tidak seharusnya dilakukan ketika proses negosiasi damai hampir mencapai tahap akhir.

“Dia orang yang sangat sulit. Dan sejujurnya, dia seharusnya berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini,” ujar Trump merujuk pada Netanyahu.

Baca Juga: Mahasiswa Bertemu Wapres Gibran Usai Demo di Jakarta, Bahas 'Tuntutan 11+9'

Dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung ancaman senjata nuklir Iran terhadap Israel. Ia mengklaim keberhasilan kesepakatan damai ini secara tidak langsung menyelamatkan Israel dari ancaman kehancuran.

Menurut Trump, jika Iran berhasil memiliki senjata nuklir, maka posisi Israel akan berada dalam bahaya besar.

“Jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam,” tegas Trump.

Baca Juga: Megawati Bela Aksi Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Singgung Pengawalan TNI-Polri Berlebihan

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan dunia karena menunjukkan ketegangan hubungan antara Trump dan Netanyahu di tengah proses diplomasi Timur Tengah yang sangat sensitif.

Kesepakatan damai Iran-AS kini dipandang sebagai salah satu langkah paling penting dalam meredakan konflik kawasan, sekaligus membuka peluang baru bagi stabilitas ekonomi global, terutama terkait distribusi energi dan keamanan jalur perdagangan internasional. ***

Halaman:

Tags

Terkini