Mahasiswa Bertemu Wapres Gibran Usai Demo di Jakarta, Bahas 'Tuntutan 11+9'

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 15 Juni 2026 | 19:07 WIB
Ilustrasi Demo Mahasiswa, Potret BEM UI Turun ke Jalan Bawa Sejumlah Tuntutan Keras (Istimewa)
Ilustrasi Demo Mahasiswa, Potret BEM UI Turun ke Jalan Bawa Sejumlah Tuntutan Keras (Istimewa)

INSIBERNEWS - Mahasiswa dan sejumlah elemen pergerakan menggelar aksi demonstrasi terkait kondisi ekonomi nasional pada Senin (15/6/2026). Aksi tersebut akhirnya diterima langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah massa aksi menggelar unjuk rasa sejak siang hari di sejumlah titik strategis ibu kota. Sekitar 15 orang perwakilan demonstran memasuki area Kantor Wapres pada pukul 17.20 WIB untuk melakukan audiensi dengan Gibran.

Mayoritas delegasi yang hadir berasal dari Universitas Bung Karno (UBK) dan Universitas MH Thamrin. Sebelum memasuki gedung, seluruh peserta pertemuan menjalani pemeriksaan ketat oleh petugas keamanan, termasuk pemeriksaan menggunakan alat X-Ray.

Baca Juga: Megawati Bela Aksi Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Singgung Pengawalan TNI-Polri Berlebihan

Sementara proses audiensi berlangsung, awak media hanya diperbolehkan menunggu di area halaman Istana Wakil Presiden.

Sebelumnya, massa aksi sempat berupaya bergerak menuju kawasan Patung Kuda. Namun langkah mereka tertahan karena aparat kepolisian memasang barikade pagar besi di akses menuju lokasi demonstrasi.

Hingga sore hari, ratusan peserta aksi masih bertahan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan sambil terus menyuarakan tuntutan mereka terkait persoalan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Orang Tua, Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Dibuka Hari Ini

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa membawa agenda yang mereka sebut sebagai “Tuntutan 11+9”, berisi sejumlah desakan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi demonstrasi dimulai sejak siang dengan pola long march melintasi sejumlah jalan protokol Jakarta sebelum akhirnya terkonsentrasi di kawasan Medan Merdeka Selatan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (FMN), Muhammad Rizaldy, mengatakan aksi ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi mahasiswa lintas kampus dan daerah.

Baca Juga: Korupsi MBG Belum Selesai? Pakar Sebut Lima Tersangka Bisa Jadi Baru Awal

“Hari ini berbagai organisasi dan aliansi mahasiswa turun bersama dalam satu aksi untuk menyuarakan kondisi rakyat dan ekonomi nasional,” ujar Rizaldy kepada wartawan, Senin (15/6/2026).

Rizaldy menjelaskan bahwa aksi tersebut berada di bawah koordinasi Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (Perisai).

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X