news

Ramai Isu MBG Disebut Mengalir ke Presiden, Kepala BGN Beri Penjelasan Soal Chat Viral Dadan Hindayana

Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:27 WIB
Ramai Isu MBG Disebut Mengalir ke Presiden, Kepala BGN Beri Penjelasan Soal Chat Viral Dadan Hindayana (Istimewa)

INSIBERNEWS - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden merupakan kabar bohong atau hoaks.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Nanik S. Deyang, setelah namanya dicatut dalam pesan viral yang turut menyeret mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Sabtu (13/6/2026), Nanik memastikan dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang tersebar luas di berbagai platform digital dan aplikasi percakapan.

Baca Juga: Tuan Rumah Bersinar! Amerika Serikat Menang Telak, Kanada dan Meksiko Ikut Memimpin di Piala Dunia 2026

“Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang beredar dalam pesan tersebut. Informasi itu tidak benar dan menyesatkan,” ujar Nanik.

Nanik menilai pencatutan nama pejabat publik dalam isu-isu viral kerap dilakukan pihak tertentu untuk menciptakan narasi provokatif dan memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurutnya, fenomena penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat berdampak buruk karena memunculkan kesalahpahaman publik terhadap program pemerintah maupun lembaga negara.

Baca Juga: Malam Ini Monas hingga Bundaran HI Bakal Mati Lampu Serentak, Pemprov DKI Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Karena itu, ia meminta masyarakat lebih cermat sebelum mempercayai atau membagikan informasi yang belum jelas sumbernya.

“Masyarakat sebaiknya mengecek kebenaran informasi melalui saluran resmi agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum tentu valid,” katanya.

BGN menegaskan bahwa setiap pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui jalur komunikasi resmi, mulai dari keterangan pers, situs resmi, hingga akun media sosial yang telah terverifikasi.

Baca Juga: Iran Klaim Dana Rp428 Triliun Segera Cair, Isyarat Perdamaian dengan AS Makin Menguat

Pihak BGN juga mengingatkan bahwa informasi di luar kanal resmi tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Selain memberikan klarifikasi, BGN turut mengajak masyarakat menjaga ruang digital tetap sehat dengan mengedepankan fakta dan menghindari penyebaran konten yang bersifat manipulatif maupun fitnah.

Halaman:

Tags

Terkini