INSIBERNEWS - Gempa bumi berkekuatan sangat besar mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao pada Senin, memicu kepanikan warga dan peringatan tsunami di sejumlah kawasan pesisir.
Guncangan kuat tersebut dirasakan di berbagai wilayah selatan Filipina dan sempat menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas di kawasan Pasifik.
Baca Juga: Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia Mulai Disiapkan, Bahlil Kerahkan Lemigas
Berdasarkan data dari Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC), gempa terjadi sekitar pukul 23.37 GMT dengan pusat berada sekitar 58 kilometer dari Kota General Santos.
Kedalaman gempa diperkirakan berada pada kisaran 50 hingga 57 kilometer di bawah permukaan bumi.
Perbedaan data magnitudo sempat muncul dari sejumlah lembaga pemantau. EMSC mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 8,1, sementara Japan Meteorological Agency melaporkan kekuatan hingga magnitudo 8,2.
Baca Juga: Persija Resmi Rekrut Shin Tae-yong, Misi Kembalikan Macan Kemayoran ke Papan Atas
Meski terdapat perbedaan angka, keduanya mengategorikan gempa tersebut sebagai peristiwa seismik yang sangat kuat.
Akibat gempa tersebut, gelombang tsunami dilaporkan muncul di beberapa wilayah pesisir Filipina. Laporan awal menyebut tinggi gelombang mencapai sekitar 1,4 meter. Otoritas setempat terus memantau perkembangan kondisi laut untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang susulan.
Media Jepang, Kyodo News, melaporkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia akibat dampak gempa.
Selain korban jiwa, sejumlah bangunan dan infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan, meski hingga kini proses pendataan masih berlangsung di berbagai daerah terdampak.
Baca Juga: 15 Tahun Dicari FBI, Buron Kasus Pelecehan Seksual Asal AS Diciduk di Depok
Pemerintah Filipina bersama tim penyelamat dan aparat keamanan telah dikerahkan ke sejumlah lokasi untuk membantu evakuasi warga serta menyalurkan bantuan darurat. Warga di daerah pesisir juga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Filipina memang termasuk salah satu negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, wilayah yang dikenal memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik tinggi. Karena itu, gempa bumi berkekuatan besar menjadi salah satu ancaman alam yang kerap dihadapi negara tersebut dari waktu ke waktu.***