Evaluasi terhadap dampak ekonomi dan pengembangan kawasan transit pun diperkirakan menjadi salah satu agenda utama komite yang baru dibentuk tersebut.
Langkah Presiden Prabowo membentuk komite khusus ini dinilai sebagai upaya mempertegas arah pengembangan transportasi modern di Indonesia.
Pemerintah berharap keberadaan kereta cepat tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga mampu memberi manfaat nyata bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.***