news

Sekolah Gratis Bertambah, Jakarta Tancap Gas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan

Senin, 4 Mei 2026 | 14:33 WIB
Sekolah Gratis Bertambah, Jakarta Tancap Gas Jadi Pusat Pendidikan Unggulan (Instagram @pramonoanungw)

INSIBERNEWS - Gubernur Pramono Anung Wibowo menegaskan ambisinya menjadikan Jakarta sebagai percontohan nasional dalam sektor pendidikan.

Komitmen ini kembali ditegaskan usai peringatan Hari Pendidikan Nasional di Balai Kota Jakarta, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas belajar.

Menurut Pramono, pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah memperluas program sekolah swasta gratis.

Baca Juga: Konflik Tak Kunjung Reda, AS Tutup Misi Gaza dan Bentuk Pasukan Baru

Pada tahun ini, jumlah sekolah swasta yang digratiskan meningkat signifikan menjadi 103 sekolah, sebagai upaya memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Tak hanya itu, berbagai program unggulan juga terus diperkuat. Bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap menjadi tulang punggung dukungan pendidikan.

Selain itu, kebijakan pemutihan ijazah serta peningkatan infrastruktur sekolah juga masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga: Digrebek Istri! Dosen UIN STS Jambi Ketahuan di Kamar Kos Bareng Mahasiswi, Kini Dinonaktifkan

Pramono membuka peluang untuk menambah jumlah sekolah swasta gratis di masa depan, terutama jika dukungan anggaran dari DPRD DKI Jakarta memungkinkan.

Ia juga menyinggung rencana memperluas cakupan program ke sekolah berbasis keagamaan seperti madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Lebih jauh, Pemprov DKI Jakarta tengah menjajaki program beasiswa luar negeri melalui skema khusus bersama LPDP. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang bagi pelajar Jakarta untuk mendapatkan pendidikan global secara gratis.

Baca Juga: Video Viral Polisi Teler Diduga Narkoba di Medan, Polda Sumatera Utara Langsung Turun Tangan

Berbagai langkah strategis tersebut diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan ketimpangan ekonomi di ibu kota.

Data terbaru menunjukkan rasio gini di Jakarta mengalami penurunan dari 0,441 menjadi 0,423, indikasi bahwa akses pendidikan yang lebih merata mulai berdampak pada kesenjangan sosial. ***

Tags

Terkini