news

Iran Kirim Sinyal Kuat ke AS-Israel: Rudal Andalan Belum Turun Tangan!

Sabtu, 25 April 2026 | 19:53 WIB
Iran Kirim Sinyal Kuat ke AS-Israel: Rudal Andalan Belum Turun Tangan! (Ilustrasi/Istimewa)

INSIBERNEWS - Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa sebagian besar kekuatan rudalnya belum dikerahkan dalam perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Jenderal Reza Talaei-Nik, sebagaimana dilaporkan media resmi setempat.

Menurut Talaei-Nik, kemampuan militer Iran, khususnya di sektor rudal, masih jauh dari batas maksimal penggunaan.

Baca Juga: Dirahasiakan Demi Politik, Netanyahu Akui Indap Kena Kanker Prostat

Ia menegaskan bahwa selama konflik yang berlangsung sekitar 40 hari, hanya sebagian kecil dari arsenal tersebut yang telah dimanfaatkan.

"Sebagian besar kemampuan rudal kami masih belum digunakan," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Jenderal Reza Talaei-Nik.

Ia juga mengklaim bahwa Iran berhasil mempertahankan dominasi di udara, terutama di wilayah yang disebutnya sebagai area pendudukan Israel.

Pernyataan ini mempertegas kepercayaan diri Teheran terhadap kesiapan militernya di tengah situasi yang terus memanas.

Baca Juga: Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Beberkan Kerugian Negara Rp1,3 Triliun

Sementara itu, para komandan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) turut menyampaikan pesan tegas mengenai kesiapan tempur.

Dalam pernyataan bersama, mereka menekankan bahwa seluruh target telah ditentukan dan pasukan siap bertindak kapan saja.

“Semua sudah siap. Dukungan rakyat dan soliditas internal menjadi kekuatan utama kami,” demikian isi pernyataan tersebut.

Baca Juga: AS Sebut Perompakan, Pasukan Bertopeng yang Diduga Militer Iran Geruduk 2 Kapal Kargo MSC di Selat Hormuz

Di sektor maritim, Iran juga mengklaim telah berhasil menekan pergerakan militer lawan. Disebutkan bahwa kapal-kapal perang musuh beberapa kali mundur hingga ratusan kilometer dari kawasan Laut Oman sebagai respons atas langkah tegas Iran.

Halaman:

Tags

Terkini