news

Gugurnya Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia di Lebanon, PBB Kecam Serangan Tank Israel

Sabtu, 25 April 2026 | 14:06 WIB
Gugurnya Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia di Lebanon, PBB Kecam Serangan Tank Israel (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian dunia. Salah satu Prajurit TNI yang bertugas menjadi korban dan dikabarkan meninggal dunia.

Praka Rico Pramudia, meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat serangan artileri yang diduga berasal dari militer Israel terhadap posisi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

Insiden tersebut terjadi pada 29 Maret 2026 di wilayah Adchit Al-Qusayr, Lebanon selatan. Praka Rico menjadi personel TNI kedua yang gugur dalam peristiwa itu, setelah sebelumnya Praka Farizal Rhomadhon lebih dulu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga: KPK Usul Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Dinilai Penting Cegah Praktik Korupsi

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyampaikan bahwa Praka Rico menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 24 April 2026, setelah menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan.

“Temuan awal penyelidikan UNIFIL menunjukkan bahwa proyektil yang ditembakkan dari tank Merkava Israel menghantam posisi pasukan penjaga perdamaian,” ujar Dujarric dalam pernyataan resmi.

Serangan tersebut tidak hanya melukai Praka Rico, tetapi juga menewaskan Praka Farizal secara langsung di lokasi kejadian.

Baca Juga: Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Beberkan Kerugian Negara Rp1,3 Triliun

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta pemerintah dan rakyat Indonesia.

PBB juga menegaskan bahwa serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Selain itu, tindakan tersebut dinilai melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006 dan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

“Personel penjaga perdamaian harus dilindungi. Semua pihak wajib memastikan keselamatan mereka,” tegas Dujarric.

Baca Juga: Heboh Pajak Selat Malaka, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Akhirnya Buka Suara

PBB pun mendesak agar investigasi menyeluruh dilakukan dan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut segera diadili.

Gugurnya Praka Rico menambah daftar korban dalam meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon selatan sejak awal Maret 2026.

Halaman:

Tags

Terkini