Selain itu, korban juga tidak mengalami luka luar yang signifikan. Hal ini membuat sebagian pihak menilai kejadian tersebut sulit dijelaskan secara logika.
“Secara nalar, ini sulit diterima. Tapi ada kemungkinan faktor lain, termasuk kondisi psikologis anak,” ungkap Sweta.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut masih dinantikan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik kejadian yang viral ini. ***