Namun, akibat penghentian operasional, seluruh rencana tersebut harus dibatalkan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya anak-anak penerima manfaat program.
Dalam penjelasannya, Hendrik menegaskan bahwa selama menjalankan program MBG, dapur yang dikelolanya selalu menjaga kualitas makanan dan pelayanan. Ia mengaku tidak pernah menerima keluhan besar sebelumnya.
Meski demikian, ia menerima keputusan BGN dan menyadari bahwa viralnya kasus ini menjadi faktor utama penghentian operasional.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga profesionalisme, terutama dalam program yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Di era digital saat ini, satu konten yang viral dapat berdampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi banyak pihak yang terlibat. ***