Media televisi pemerintah Iran bahkan sempat menyebut Mojtaba sebagai “veteran yang terluka” dalam konflik yang sedang berlangsung, meskipun tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya.
Pemerintah Iran membantah berbagai spekulasi yang menyebut Mojtaba Khamenei mengalami cedera serius atau tidak mampu menjalankan tugas sebagai pemimpin tertinggi.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Diperintah Langsung Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Aktivis HAM Andrie Yunus
Pernyataan itu juga menanggapi klaim Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, yang sebelumnya menyebut Mojtaba kemungkinan terluka dan bahkan bisa mengalami cacat akibat serangan tersebut.
Meski begitu, hingga kini ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di hadapan publik masih terus menimbulkan pertanyaan besar di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. ***