news

Sumur Bor Rampung di 16 Lokasi, Warga Terdampak Bencana di Sumbar Kembali Akses Air Bersih

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:53 WIB
Ilustrasi Air Bersih (Foto :Unnu)

INSIBERNEWS - Upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat terdampak kini mulai membuahkan hasil, seiring rampungnya pembangunan sumur bor di berbagai titik strategis.

Hingga Kamis (29/1), sebanyak 16 titik sumur bor telah selesai dibangun dan sudah dapat dimanfaatkan oleh warga. Fasilitas tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan terdampak bencana dan lokasi hunian sementara.

Baca Juga: Iran dan AS Kembali Memanas, Teheran Siap Negosiasi Asalkan Tanpa Ancaman

Ketersediaan air bersih dinilai sangat krusial dalam fase pemulihan. Selain untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, akses air bersih juga berperan penting dalam menjaga kesehatan lingkungan serta mencegah munculnya penyakit pascabencana.

Sebaran sumur bor tersebut meliputi sejumlah kabupaten dan kota di Sumatra Barat. Lokasinya antara lain berada di Kabupaten Agam, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, hingga Kota Padang yang sebelumnya mengalami gangguan pasokan air bersih.

Di Kabupaten Agam, sumur bor telah beroperasi di Nagari Pasie Laweh dan Nagari Pagadih. Sementara di Kabupaten Solok, fasilitas serupa tersedia di Nagari Paninggahan. Adapun di Kabupaten Tanah Datar, sumur bor dibangun di Nagari Guguk Malalo.

Baca Juga: Kasus Iklan Bank BJB Bergulir, KPK Dalami Komunikasi dan Jejak Perjalanan Ridwan Kamil

Di wilayah perkotaan, pembangunan sumur bor menjangkau sejumlah titik permukiman dan fasilitas sosial di Kota Padang, khususnya di Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan Pauh. Pembangunan juga menyasar kawasan jorong, perumahan warga, serta hunian sementara agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Proses pembangunan melibatkan personel TNI dari berbagai satuan yang bekerja secara terpadu. Selain melakukan pengeboran dan pemasangan instalasi, mereka juga bertugas menyiapkan lokasi, mengangkut peralatan, hingga memastikan keamanan area kerja selama proses berlangsung.

Baca Juga: Rifqinizamy Dorong Ambang Batas Parlemen, Dinilai Kunci Partai Solid dan Demokrasi Berkualitas

Kolaborasi dengan masyarakat setempat turut menjadi kunci percepatan pembangunan. Warga bergotong royong membantu pekerjaan di lapangan, sekaligus memberikan masukan agar fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Meski 16 titik telah beroperasi, pembangunan masih terus berlanjut. Saat ini, tiga unit sumur bor tambahan masih dalam tahap pengerjaan di kawasan Hunsela Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, beberapa titik di Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang, serta Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam.***

Tags

Terkini