INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi Papua menegaskan akan melakukan penataan ulang besar-besaran pada layanan kesehatan setelah kasus meninggalnya Irene Sokoy dan bayi yang dikandungnya diduga akibat kelalaian sejumlah rumah sakit di Jayapura. Peristiwa tragis ini membuat pemda bergerak cepat untuk membenahi sistem yang selama ini dianggap masih penuh celah.
Informasi mengenai kematian ibu hamil tersebut diterima langsung oleh pemerintah daerah pada Senin (17/11).
Irene disebut tinggal di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, dan sempat mendapat penanganan di beberapa rumah sakit di wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura sebelum akhirnya meninggal bersama bayinya.
Baca Juga: NU Tegaskan Tak Ada Pemakzulan, Kepemimpinan Gus Yahya Tetap Berjalan hingga Muktamar
Pemerintah menilai kasus ini bukan sekadar insiden medis, tetapi tamparan keras yang menandai bahwa ada masalah serius dalam penyelenggaraan layanan kesehatan, terutama menyangkut respons darurat dan koordinasi antar fasilitas kesehatan.
Pejabat pemerintah mengakui bahwa temuan seperti ini menunjukkan adanya kelemahan yang harus segera diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga lain yang membutuhkan pertolongan cepat dan tepat.
“Kasus ini menjadi peringatan keras bagi kami untuk memperbaiki pelayanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan kepada media.
Baca Juga: Pelanggaran Gencatan Senjata Membengkak, Gaza Laporkan Hampir 500 Insiden dalam 44 Hari
Pihaknya pun menegaskan bahwa seluruh direktur rumah sakit yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Papua akan dievaluasi. Evaluasi ini ditujukan untuk memastikan standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan dan tidak ada lagi kelalaian yang berujung pada kehilangan nyawa.
Selain evaluasi pimpinan, pemda juga mulai menyusun langkah pembenahan yang meliputi peningkatan kualitas tenaga kesehatan, perbaikan sistem rujukan, serta pengawasan ketat terhadap prosedur pelayanan ibu dan anak.
Sejumlah tokoh masyarakat di Jayapura menyambut baik langkah tegas pemerintah, karena selama ini warga kerap mengeluhkan kurangnya respons cepat dari fasilitas kesehatan di daerah tersebut. Mereka berharap evaluasi ini tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata di lapangan.
Baca Juga: Meta Siap Terjun ke Bisnis Perdagangan Listrik demi Kejar Kebutuhan Energi Pusat Data
Dengan perhatian penuh yang kini diarahkan ke sektor kesehatan, pemerintah daerah berharap tragedi seperti yang menimpa Irene Sokoy tidak lagi terulang. Fokus utama kini adalah memastikan setiap warga mendapatkan layanan yang aman, manusiawi, dan sesuai standar kesehatan.***