INSIBERNEWS - Suara ledakan keras mengguncang Kampung Ujung Harapan, RT 01/02, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (23/11) sore. Dentuman yang terdengar hingga radius ratusan meter itu membuat warga panik berhamburan keluar rumah untuk mencari sumber suara.
Tak lama setelah kepanikan itu, warga mendapati seorang pemulung bernama Dayat (30) tergeletak di area belakang rumah warga. Tubuhnya tidak bergerak, tertelungkup, dikelilingi serpihan logam yang masih berserakan akibat ledakan.
Baca Juga: ChatGPT Hadirkan Fitur Obrolan Grup, Pengguna Kini Bisa Diskusi Bareng dalam Satu Ruang Percakapan
Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan, mortir tersebut diduga dibawa korban saat memulung dini hari. Dayat, yang biasa bekerja bergantian dengan ayahnya, menemukan benda mirip tabung itu dan mengira bisa dijual sebagai logam bernilai.
“Dia dapat barang itu saat memulung malam. Karena mengira ada kuningan di dalamnya, dia bawa ke rumah mertuanya untuk dibongkar. Di sana alat gerindanya lebih lengkap,” ujar Wito, Senin (24/11).
Sekitar pukul 14.30 WIB, saat proses pemotongan berlangsung, mortir tersebut meledak seketika. Dentumannya terdengar keras dan langsung menewaskan korban di lokasi akibat luka berat di sejumlah bagian tubuhnya.
Polsek Babelan langsung bergerak cepat dengan mengamankan area kejadian. Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Inafis diterjunkan untuk menyisir kemungkinan adanya sisa bahan peledak lain. Polisi juga menutup akses lokasi sementara demi memastikan keselamatan warga.
Personel Brimob dan Polres Metro Bekasi diturunkan untuk memperluas penyisiran. Mereka memastikan bahwa kawasan sekitar sudah steril dan tidak ada potensi ledakan susulan dari barang-barang yang mungkin tersangkut di area pemukiman.
Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Kiper Timnas Indonesia Ronny Pasla Tutup Usia di Usia 79 Tahun
Kholid (42), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, menjadi saksi pertama yang mendengar ledakan tersebut. Ia mengaku sempat mengira suara keras itu berasal dari gangguan listrik atau ledakan tabung gas.
“Suaranya keras banget, ‘duar’ gitu. Sampai jendela rumah saya bergetar. Saya sempat kira gardu listrik meledak,” tuturnya.
Saat kejadian, istri korban dan seorang anak iparnya yang masih berusia sekitar 10 tahun berada di sekitar lokasi. Meski berada tak jauh dari titik ledakan, keduanya selamat tanpa mengalami luka serius, hanya mengalami syok berat.
Baca Juga: Angkat Suara Isu Perselingkuhan, Wardatina Beberkan Sifat Asli Suaminya Selama Berumah Tangga