news

Prabowo Tegas Ambil Alih Polemik Whoosh, Said Didu: Bisa Jadi Sinyal Menenangkan China

Jumat, 7 November 2025 | 09:22 WIB
Said Didu soroti pernyataan Presiden Prabowo soal tanggung jawab pada Whoosh. (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV)

Said menambahkan, ucapan Prabowo juga bisa dimaksudkan untuk menenangkan jajaran internal seperti PT KAI (Persero). Sebab sebelumnya, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, sempat mengibaratkan utang Whoosh sebagai “bom waktu” bagi keuangan perusahaan.

“Pernyataan itu mungkin juga agar Dirut KAI tidak perlu khawatir, karena urusan ini akan ditanggung negara,” ujarnya.

Namun, menurut Said, pernyataan Prabowo berpotensi menimbulkan kesan kontras dengan sikap Menkeu Purbaya.

“Bisa saja publik menilai ucapan Prabowo ini mencabut taring Purbaya. Karena Purbaya sering bicara seolah mewakili arahan Presiden, padahal ternyata berbeda,” ungkap Staf Khusus Menteri ESDM 2014–2016 itu.

Baca Juga: Tragis! Kebakaran Panti Jompo di Bosnia Renggut 12 Nyawa Lansia yang Tak Sempat Selamat

Ia juga menilai langkah Prabowo tersebut bisa menimbulkan persepsi negatif di kalangan pendukungnya.

“Prabowo dianggap harapan baru untuk pemerintahan bersih, tegas, dan antikorupsi. Tapi pernyataan itu bisa disalahartikan seolah menutupi masalah yang masih dikaitkan dengan dugaan korupsi,” tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Industri Petrokimia Nasional, Presiden Prabowo Hadiri Peresmian Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan sikap tegasnya saat menghadiri peresmian revitalisasi Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa, 4 November 2025.

“Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah. Saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya,” ucap Prabowo di hadapan jajaran pejabat.

Ia menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sembarangan dan semua perhitungan proyek telah dilakukan secara matang.

“Kita sudah hitung, nggak ada masalah itu,” tegasnya. Prabowo juga meminta seluruh pihak, terutama PT KAI, untuk tetap fokus melayani rakyat dan tidak terbebani isu yang beredar.***

Halaman:

Tags

Terkini