Sementara sang anak pertama, Arizan, dimakamkan di Kelurahan Simbang Wetan, di dekat kediaman kakek-neneknya. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang dihadiri kerabat dan warga sekitar.
Baca Juga: Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Panas, Berawan, dan Waspadai Hujan Petir Sore Nanti
Polisi hingga kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebocoran gas tersebut.
Dugaan sementara mengarah pada kondisi selang regulator yang sudah aus atau tidak terpasang sempurna. Petugas juga mengimbau warga agar rutin memeriksa kondisi selang dan tabung gas untuk mencegah hal serupa terulang.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan gas elpiji. Sekilas tampak sepele, namun kebocoran kecil bisa berakibat fatal.
Baca Juga: Lowongan Ekstrem di China, Driver Pemberi Makan Harimau Bergaji Rp116 Juta Per Bulan
Pemerintah daerah juga berencana menggelar sosialisasi ulang soal penggunaan tabung gas yang aman di lingkungan padat penduduk, agar tidak ada lagi nyawa melayang karena kelalaian yang bisa dicegah.***