1. Program Bahasa untuk Aparatur 'Go Global':
Janji Anggaran 2026: Gubernur Pramono berjanji mengalokasikan anggaran khusus di tahun 2026 untuk pelatihan Bahasa Inggris gratis bagi Satpol PP dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
2. Target 'Sertifikasi Global': Program ini tidak main-main. Pelatihan akan dimulai dari workshop online hingga target sertifikasi TOEIC untuk memastikan standar kemampuan bahasa yang diakui internasional.
-Alasannya: Target kunjungan 15 juta turis ke Jakarta tahun depan menuntut petugas lapangan harus lebih siap melayani wisatawan.
Konten Edukasi Multilingual yang "Nge-Gas" di Medsos:
Mr Dede diangkat menjadi ikon untuk kampanye ketertiban lalu lintas. Pendekatannya yang tegas namun edukatif—menggunakan bahasa Inggris yang sopan—dianggap sebagai cerminan Jakarta modern.
Kolaborasi Ide: Pemprov DKI akan membuat konten edukasi lalu lintas multilingual (Indonesia-Inggris) di media sosial resmi Pemprov, menjadikannya viral yang positif dan mendidik.
Dari Kaki Lima ke Panggung Dunia: Kisah Inspirasi Mr Dede
"Saya cuma mau bantu rekan-rekan Satpol PP yang kesulitan komunikasi sama turis asing, biar Jakarta makin welcoming," ujar Mr Dede, menanggapi apresiasi tersebut.
Mr Dede mengaku senang karena inisiatifnya meningkatkan kualitas diri mendapat respons positif dari masyarakat.
Pertemuan dengan Gubernur Pramono Anung hari itu tidak hanya mengukuhkan status Mr Dede sebagai pahlawan kecil di mata publik, namun juga membuktikan bahwa inisiatif dari akar rumput bisa mendikte sebuah perubahan kebijakan publik yang berdampak besar.
Jakarta kini bersiap melahirkan ratusan "Mr Dede" baru yang siap menjadikan Ibu Kota sebagai destinasi yang benar-benar 'Go Global'(**)