“Kita nggak boleh kalah dari hoaks. Kareg dan Korwil harus jadi sumber informasi resmi dan cepat klarifikasi di lapangan,” ujar Nanik saat itu.
Meski pernyataan tersebut kini diklarifikasi, Nanik tetap menekankan pentingnya peran pelaksana daerah dalam membangun narasi optimis tentang gizi dan kesehatan publik.
“Kita ingin para Kareg dan Korwil bukan sekadar menjalankan administrasi, tapi juga bisa jadi motor penggerak yang membawa pesan gizi dengan cara kreatif dan menginspirasi masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Pertamina Rayakan Sumpah Pemuda dengan Buka Ribuan Peluang Karier untuk Anak Muda Indonesia
Dengan klarifikasi ini, BGN berharap publik tidak salah paham dan tetap fokus pada tujuan utama program Makan Bergizi Gratis, yaitu memastikan masyarakat, terutama anak-anak sekolah, mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi secara merata. ***