news

Indonesia-Brasil Sepakat Perkuat Keamanan Pangan dan Akses Ekspor Lewat Kerja Sama SPS

Jumat, 24 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Indonesia-Brasil Sepakat Perkuat Kerjasama. (Foto : instagram/sekretariat.kabinet)

INSIBERNEWS - Hubungan Indonesia dan Brasil kembali melangkah ke babak baru dalam bidang pertanian dan perdagangan. Kedua negara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama tindakan sanitari dan fitosanitari (Sanitary and Phytosanitary/SPS) serta sertifikasi produk.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem keamanan hayati nasional sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi Indonesia.

Baca Juga: Sentil Pertamina Malas Bangun Kilang Minyak Baru, Menkeu Purbaya Ungkap Hasil Pertemuan dengan Dirut

Penandatanganan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/10), antara Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat M. Panggabean dan Menteri Pertanian dan Peternakan Brasil, Carlos Fávaro.

Momen bersejarah ini turut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva bersama jajaran pejabat tinggi dari kedua negara.

Kepala Barantin Sahat M. Panggabean menjelaskan bahwa kesepakatan ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan tonggak penting dalam memperkuat keamanan pangan dan memperlancar arus perdagangan antarnegara.

Baca Juga: BPKN Siap Panggil Manajemen Aqua, Dugaan Sumber Air dari Sumur Bor Bikin Publik Gerah

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan sistem keamanan hayati nasional kita semakin kokoh, sekaligus memperluas akses produk pertanian Indonesia ke pasar global, khususnya Brasil,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/10).

Melalui kerja sama ini, kedua negara sepakat untuk memperkuat kolaborasi di bidang pertanian, peternakan, serta hasil laut. Fokusnya bukan hanya pada ekspor-impor komoditas, tetapi juga pada pengembangan sistem sertifikasi dan pengawasan produk yang lebih efisien dan berbasis digital.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta kepercayaan antarnegara dalam perdagangan internasional.

Baca Juga: Disinformasi Ekonomi dan Energi Banjiri Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pertamina Jadi Sasaran Utama

Brasil, sebagai salah satu produsen pangan dan komoditas pertanian terbesar di dunia, dinilai memiliki pengalaman panjang dalam penerapan standar SPS.

Indonesia dapat memanfaatkan kerja sama ini untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi, terutama dalam hal pengawasan mutu, riset, dan sistem karantina. Dengan begitu, produk pertanian dan peternakan Indonesia bisa semakin kompetitif di pasar internasional.

Baca Juga: Jaga Penampilan Tetap On Point, Berikut 6 Tips Lipstik Awet Tanpa Reapply Berulang

Halaman:

Tags

Terkini