Dengan sistem rotasi, diharapkan tidak ada guru yang merasa terbebani, dan distribusi makanan bisa berjalan lebih rapi serta tepat sasaran.
Baca Juga: Viral Pemotor Hadang Bus di Ciwidey, Polisi Turun Tangan Usut Aksi Arogan Konvoi
Program MBG sendiri sudah berjalan di ribuan sekolah di seluruh Indonesia dengan tujuan meningkatkan gizi anak bangsa sekaligus mendukung konsentrasi belajar di kelas.
Kehadiran guru penanggung jawab dianggap akan semakin memperkuat ekosistem program ini, terutama untuk memastikan makanan layak konsumsi benar-benar diterima siswa setiap hari.
Dengan adanya insentif tambahan ini, banyak pihak optimis para guru akan lebih bersemangat mengawal pelaksanaan MBG di sekolah masing-masing.
Harapannya, langkah baru dari BGN ini tidak hanya meringankan beban guru, tapi juga mampu menutup celah hambatan sehingga tujuan utama program, yaitu mencetak generasi sehat dan cerdas, bisa benar-benar tercapai.***