news

Ilham Habibie Kembali Diperiksa KPK, Terkait Dugaan Korupsi Proyek Iklan Bank BJB

Selasa, 30 September 2025 | 11:44 WIB
Ilham Akbar Habibie Diperiksa KPK sebagai Saksi dalam Kasus Korupsi Iklan Bank BJB (Foto : Bebaca.id)

INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil putra Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Ilham Akbar Habibie, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023.

“Pemeriksaan atas nama IAH, wiraswasta,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga: BRI Konsisten Berdayakan UMKM hingga Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025

Menurut Budi, agenda pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Kehadiran Ilham diharapkan dapat memperjelas alur penyelidikan, terutama terkait keterkaitannya dengan transaksi yang mencuat dalam perkara ini.

Sebelumnya, Ilham juga sudah pernah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada awal September 2025. Kala itu, penyidik mendalami keterangannya mengenai penjualan sebuah mobil klasik merek Mercedes-Benz 280 SL, yang dulunya tercatat atas nama mendiang B.J. Habibie.

Ilham menyebut bahwa mobil tersebut dijual kepada mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Namun, KPK menduga transaksi itu tidak sepenuhnya murni, melainkan berhubungan dengan aliran dana dugaan korupsi proyek pengadaan iklan Bank BJB.

Baca Juga: Terungkap! Kuasa Hukum Beberkan Alasan Perceraian Pratama Arhan dan Azizah, Begini Katanya

KPK mendalami dugaan bahwa Ridwan Kamil membeli mobil itu dengan dana yang bersumber dari hasil korupsi. Meski begitu, penyidik menegaskan proses penyelidikan masih berjalan dan semua pihak yang terkait akan dimintai keterangan untuk memperkuat bukti.

Kasus ini menyorot perhatian publik karena menyeret sejumlah nama besar. Selain Ridwan Kamil yang disebut-sebut dalam pusaran perkara, keterlibatan Ilham Habibie sebagai saksi menambah dimensi baru dalam pengusutan kasus ini.

Baca Juga: Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen untuk Film Asing, Hollywood Disebut Jadi Korban Persaingan Global

KPK sendiri belum menjelaskan lebih jauh mengenai jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek pengadaan iklan tersebut.

Namun, penyidik memastikan pemeriksaan dilakukan secara mendalam untuk menelusuri jejak transaksi keuangan yang mencurigakan.

Dengan pemeriksaan tambahan ini, publik menanti perkembangan lebih lanjut. Apakah keterangan Ilham bisa membuka simpul baru, atau justru menguatkan dugaan penyidik bahwa kasus Bank BJB melibatkan lebih banyak pihak daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Tags

Terkini