news

Klarifikasi Menpar Widiyanti soal Isu Permintaan Merepotkan dan Batalkan Acara saat Kunker ke Daerah

Jumat, 26 September 2025 | 15:03 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana buka suara mengenai kabar viral dirinya terkait kunker daerah. (Instagram/widi.wardhana)

INSIBERNEWS - Belakangan ini viral perbincangan mengenai sikap Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana saat melakukan kunjungan ke daerah.

Widiyanti dituding kerap membatalkan acara hingga meminta disediakan air galon untuk mandi.

Menanggapi isu yang beredar soal dirinya itu, Menpar Widiyanti memberikan klarifikasi melalui tayangan podcast bersama Helmy Yahya.

Baca Juga: Heboh Kasus Keracunan Ikan Hiu di Menu MBG, BGN Bakal Stop Jika Terbukti Berbahaya

Terkait permintaan air galon untuk mandi, Widiyanti menilai tudingan tersebut justru mencoreng industri perhotelan.

“Semua hotel ada air bersih dong, bagi saya isu itu bukan diri saya yang terganggu karena saya melihat ada isu harus mandi air galon, berarti hotel di seluruh Indonesia tidak ada air bersih dong?” ucap Widiyanti dalam siaran podcast yang tayang di kanal YouTube Helmy Yahya Bercerita pada Kamis, 25 September 2025.

“Itu mencoreng nama baik hotel-hotel di Indonesia menurut saya. Jadi, saya mesti luruskan bahwa tidak ada tuh saya mandi pakai air galon. Itu hanya karangan saja,” tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Inggris Pertimbangkan Bantu Pemasok Jaguar Land Rover yang Terancam Bangkrut Usai Serangan Siber

Meski diterpa isu-isu miring, Widiyanti akui dirinya tidak kesal dan mengatakan kalau hal itu adalah sebuah risiko dari jabatannya sebagai seorang menteri.

“Selama itu bukan dari kinerja, saya rasa itu masalah tidak perlu dipermasalahkan,” imbuhnya.

Selanjutnya, salah satu yang jadi topik viral adalah Widiyanti beberapa kali membatalkan kehadirannya dalam acara di daerah.

Baca Juga: Sempat Viral Ekspresi Jennifer Coppen Saat Tahu Kekasihnya, Justin Hubner Hilangkan Cincin Pemberiannya Seharga 60 Juta, Kini Sudah Ketemu

Mengenai hal tersebut, Widiyanti mengaku kalau pun pernah melakukannya karena ia mendapat panggilan dari Presiden Prabowo maupun rapat bersama DPR.

“Saya tidak pernah sih (membatalkan), kecuali kalau saya dipanggil Presiden dan DPR gitu ya. Memang dalam kementerian itu kita dipanggilnya rapat tuh mendadak sehari sebelumnya,” terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini