news

London Memanas, Ribuan Warga Turun ke Jalan Tolak Kunjungan Donald Trump

Kamis, 18 September 2025 | 18:15 WIB
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, ke Inggris memicu gelombang protes besar-besaran di berbagai titik kota London. Ribuan warga yang menolak kedatangannya tumpah ruah ke jalan, membawa spanduk, poster, hingga balon ikonik berbentuk bayi Trump berukuran raksasa.

Salah satu titik yang dipadati demonstran adalah Parliament Square. Di sana, massa berkumpul sejak siang hari, mengibarkan bendera dan menyalakan semangat perlawanan lewat orasi-orasi lantang dari atas panggung kecil yang dipasang khusus untuk aksi.

Baca Juga: Mahasiswi di Bantul Nekat Menyamar Jadi Dokter, Tipu Korban hingga Rugi Rp500 Juta

Isu yang mereka suarakan beragam, mulai dari penolakan terhadap sikap Trump terkait konflik Gaza, kritik atas kebijakan peningkatan anggaran pertahanan NATO, hingga keluhan soal biaya fantastis kunjungan kenegaraan presiden AS tersebut. Menurut mereka, kehadiran Trump justru membebani rakyat Inggris.

“Biaya besar ini lebih baik dipakai untuk kebutuhan publik, bukan untuk menyambut sosok yang kebijakannya merugikan banyak orang,” seru salah seorang orator yang disambut riuh tepuk tangan.

Baca Juga: Valentino Rossi Siap Panaskan Jakarta Jelang MotoGP Mandalika 2025

Gelombang protes sebenarnya tidak hanya terjadi di Parliament Square. Di kawasan Windsor, sekelompok demonstran juga berusaha menghadang konvoi Trump saat tiba untuk menghadiri jamuan dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla.

Meski begitu, pengamanan super ketat membuat upaya tersebut tidak sampai mengganggu agenda kenegaraan.

Trump sendiri sebelumnya dijadwalkan menghadiri sejumlah rangkaian acara resmi bersama istri, Melania Trump. Setelah agenda di London, mereka melanjutkan perjalanan ke Windsor untuk pertemuan kenegaraan dengan pihak kerajaan.

Baca Juga: Bella Hadid Bikin Fans Cemas, Tampil di RS dengan Infus dan Alat Bantu Pernapasan, Sakit Apa?

Di sisi lain, aksi protes ini bukan hal baru setiap kali Trump melakukan kunjungan ke Inggris. Balon bayi Trump yang berwarna oranye dengan popok putih bahkan telah menjadi simbol ikonik penolakan warga Inggris sejak pertama kali diterbangkan saat kunjungan Trump beberapa tahun lalu.

Para pengunjuk rasa menilai simbol itu menggambarkan karakter Trump yang dianggap kekanak-kanakan dan arogan dalam mengambil keputusan politik, baik di tingkat domestik maupun global. Simbol ini kembali hadir untuk menegaskan kekecewaan mereka terhadap kebijakan luar negeri AS.

Baca Juga: Kejagung Sita 7 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat MA di Kasus TPPU

Meski aksi berlangsung dengan tensi tinggi, suasana protes tetap relatif damai. Polisi London terlihat berjaga di sejumlah titik untuk memastikan demonstrasi tidak berujung ricuh. Beberapa ruas jalan di sekitar Parliament Square pun ditutup sementara untuk mengatur arus massa.

Halaman:

Tags

Terkini