news

Danantara Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Serap Gula Petani, Stabilkan Pasokan Nasional

Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:42 WIB
Danantara Indonesia (Foto : Dok/fakultas Hukum Umsu)

INSIBERNEWS - Danantara melalui anak perusahaannya, ID FOOD, menyiapkan alokasi dana sebesar Rp1,5 triliun untuk penyerapan gula dari petani lokal, termasuk dari sektor swasta. Langkah ini diharapkan mampu mendorong penyerapan produk sekaligus menjaga stabilitas pasokan gula di seluruh rantai distribusi.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menyebut inisiatif ini menjadi solusi jangka pendek yang efektif bagi petani gula.

“Saat ini, pedagang dan pemerintah menjadi pihak yang menyerap gula. Danantara sudah memastikan turun langsung dalam proses ini,” ujarnya usai mengisi Seminar Ekosistem Gula Nasional di Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.

Baca Juga: AS Buka Peluang Bebas Bea Masuk untuk Minyak Sawit, Kakao, dan Karet Indonesia

Astawa menjelaskan, keberadaan Danantara sebagai pembeli utama akan memicu pedagang lain ikut membeli gula dari petani. “Pedagang sudah di-trigger Danantara. Mereka akan berani membeli setelah Danantara melakukan pembelian,” imbuhnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap penyerapan gula lokal dapat berjalan lebih lancar, sekaligus mengurangi risiko fluktuasi harga di pasar. Stabilitas harga gula menjadi kunci agar petani tetap memperoleh keuntungan yang wajar dan konsumen tidak terdampak lonjakan harga.

Baca Juga: Luncurkan 'Detak MBGA', PPATK Gandeng BGN Awasi Program Makan Bergizi Gratis

ID FOOD sendiri disebut akan fokus pada pembelian gula yang siap didistribusikan ke berbagai sektor, mulai dari industri makanan hingga konsumsi rumah tangga. Pendekatan ini dianggap bisa mempercepat aliran pasokan dari hulu ke hilir.

Ketut menegaskan bahwa meski proses penyerapan sedang berjalan, dibutuhkan kesabaran dari petani.

“Kami minta petani bersabar karena proses penyerapan membutuhkan waktu dan koordinasi antara pedagang, pemerintah, dan Danantara,” katanya.

Baca Juga: Pegawai DPR Diberlakukan WFH Akibat Demo Buruh, Gedung Parlemen Terpantau Sepi

Para pelaku industri gula menyambut positif inisiatif ini karena diyakini dapat menstabilkan pasokan dan harga gula dalam jangka pendek. Mereka menilai keterlibatan Danantara menjadi katalis penting agar mekanisme pasar tetap berjalan efektif.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong petani untuk meningkatkan kualitas produksi dan efisiensi, mengingat adanya kepastian pasar dari pembelian pemerintah melalui ID FOOD. Dengan begitu, sektor gula nasional bisa lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Brad Pitt Jadi Produser Film 'The Voice of Hind Rajab', Angkat Tragedi Gaza ke Layar Lebar

Halaman:

Tags

Terkini