Di dalam negeri, pidato itu mendapat sambutan hangat. Ribuan warga turun ke jalan di Kyiv membawa bendera biru-kuning, menyanyikan lagu kebangsaan, dan menunjukkan dukungan mereka terhadap tentara yang masih berjuang di garis depan. Suasana perayaan kemerdekaan berubah menjadi simbol perlawanan di tengah perang.
Dengan semangat itu, Zelensky menutup pesannya dengan seruan untuk tetap teguh.
“Selama kita bersatu, selama kita percaya, Ukraina akan tetap berdiri. Dan dunia akan melihat bahwa kita tidak akan pernah kalah.”