Tak hanya bicara soal target, Amran juga mengapresiasi peran generasi muda yang kini banyak terjun ke sektor pertanian. Ia melihat perubahan positif di kalangan milenial dan gen Z yang mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha modern, bukan sekadar pekerjaan tradisional.
“Petani muda adalah harapan kita. Dengan kreativitas mereka, pertanian bisa naik kelas, lebih produktif, lebih efisien, dan bisa bersaing di pasar global,” tegas Amran.
Dengan penuh keyakinan, Amran menutup pidatonya dengan harapan agar capaian swasembada pangan tahun ini bisa menjadi hadiah terindah bagi Indonesia di usia ke-80.
Ia menegaskan, kedaulatan pangan adalah wujud nyata dari kemerdekaan, karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri.