news

Penerima Bansos yang Ketahuan Main Judi Online bakal Dicoret Datanya oleh Pemerintah usai Temuan Deposit Judol yang Tembus Rp957 Miliar

Jumat, 11 Juli 2025 | 19:25 WIB
Penerima Bansos yang Ketahuan Main Judi Online bakal Dicoret Datanya oleh Pemerintah (Instagram @narasinewsroom)

INSIBERNEWS - Dilaporkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), ditemukan sebanyak 571.410 kesamaan NIK antara penerima bantuan sosial dengan pemain judi online pada tahun 2024.

Terkait temuan tersebut, Istana RI melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membenarkan adanya sejumlah rekening dari penerima bantuan sosial terdeteksi juga melakukan aktivitas judi online.

Sebelumnya diketahui, total deposit judol dari rekening itu mencapai Rp957 miliar dalam 7,5 juta kali transaksi.

Baca Juga: Presiden Brasil Siap Balas 50 Persen Tarif Impor AS, Tegaskan Jangan Main Api Kalau Tak Mau Terbakar

"Nah terdeteksi ini dipergunakan untuk kegiatan judi online, ya kita pertimbangkan untuk dicoret dari penerima bantuan sosial," tegas Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 11 Juli 2025.

Diungkapkan oleh Prasetyo, Istana berencana melakukan pencoretan nama penerima bansos yang terafiliasi dengan aktivitas judol tersebut.

"Sangat bisa (dicoret). Karena data ini by name by address, ketahuan si A si B-nya. Siapa namanya? Alamatnya mana? Nomor rekeningnya juga,” sebutnya.

Baca Juga: Diduga Dukung Aksi Bullying terhadap Sang Putri, Ahmad Dhani dan Al Ghazali Laporkan Lita Gading ke Polisi

“Kalau terdeteksi penerima itu main judi online kita pertimbangkan untuk dicoret dari penerima bansos," sambung Prasetyo.

Mensesneg kemudian menuturkan perihal instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto agar pihaknya merapikan data penerima bansos. Sehingga penerima program itu lebih tepat sasaran, melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Baca Juga: Temuan BPK di Dana Hibah Pemkot Tangerang, Ada LPJ Terlambat dan Bukti Tidak Valid

"Karena banyak juga dari hasil penyatuan data itu ditemukan bahwa ada saudara-saudara kita yang sebenarnya tidak layak mendapatkan bantuan," tuturnya.

"(Sejumlah warga RI) ada sudah berada di tingkat ekonomi yang tergolong mampu, tetapi juga masih mendapatkan bantuan sosial. Ini semua dirapikan," imbuh Prasetyo.

Hingga kini, Prasetyo memastikan pemerintah tengah berperang habis-habisan dengan permasalahan judi online, narkoba, penyelundupan, hingga kasus korupsi.***

Tags

Terkini