news

Imbauan Penting Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2025 Saat Puncak Ibadah di Armuzna

Kamis, 29 Mei 2025 | 17:34 WIB
Arab Saudi Rencanakan Pembatasan Usia Jemaah Haji, Indonesia Tunggu Kejelasan Resmi (Photo : uinsgd.ic.id)

INSIBERNEWS – Menjelang puncak ibadah haji di Armuzna—yang meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina—pemerintah Arab Saudi mengeluarkan sembilan imbauan penting untuk seluruh jemaah haji.

Imbauan ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan bertujuan memastikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran pelaksanaan ibadah yang menjadi puncak rangkaian haji setiap tahunnya.

Salah satu imbauan utama adalah larangan meninggalkan tenda di Arafah dan Mina pada pukul 10.00 hingga 16.00 waktu Arab Saudi, karena suhu ekstrem yang diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius.

 Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan Sembako Senilai Rp 10 Triliun untuk 16,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat dengan Data Terbaru DTSEN

Jemaah juga diwajibkan mengikuti jadwal pergerakan resmi yang sudah ditetapkan oleh syarikah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan atau gerakan tak teratur yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain itu, penyembelihan hewan kurban hanya boleh dilakukan sesuai program Adahi resmi, tanpa menggunakan calo atau tempat tidak berizin.

Pelaksanaan ritual melontar jumrah juga harus disiplin sesuai jadwal resmi agar berjalan tertib dan aman. Jangan sampai ada jemaah yang melakukan pelontaran secara bebas dan individu.

Kartu nusuk wajib selalu dibawa dan dijaga oleh seluruh jemaah karena menjadi syarat akses masuk ke Masjidil Haram.

Hilangnya kartu ini bisa menyebabkan jemaah terhambat menjalankan ibadah.

 Baca Juga: Kemensos Segera Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp246 Juta untuk Korban Banjir Bandang di Donggala, Sulawesi Tengah

Kesehatan juga jadi perhatian utama. Jemaah diminta untuk tetap waspada dengan memakai masker, menggunakan payung untuk menghindari sengatan matahari, rajin mencuci tangan, dan mengonsumsi makanan serta minuman yang sehat.

Jika mengalami masalah dengan fasilitas seperti listrik, air, atau AC, jemaah bisa menghubungi nomor pengaduan resmi 1966.

Terakhir, petugas kloter diharapkan selalu berada dekat dengan jemaah dan siap dihubungi dalam kondisi darurat.

 Baca Juga: Penangkapan Buronan Senjata Api di Deli Serdang dan Dugaan Keterkaitan Kasus Pembacokan Jaksa: Kronologi dan Fakta Terbaru

Halaman:

Tags

Terkini