news

TRAGIS! Pegawai Bank Indonesia Ditemukan Tewas Usai Lompat dari Rooftop Gedung Kantor

Rabu, 28 Mei 2025 | 12:36 WIB
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Suasana pagi di kawasan perkantoran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, mendadak dikejutkan oleh insiden tragis yang menimpa salah satu pegawai muda.

RANK, pria berusia 23 tahun yang baru menjabat sebagai Asisten Manajer sejak awal tahun ini, ditemukan tak bernyawa setelah diduga melompat dari atap gedung tempatnya bekerja. Kejadian ini terjadi pada Senin (26/5) dan langsung menyita perhatian pihak internal maupun publik.

Baca Juga: WhatsApp Kini Hadir di iPad, Bawa Fitur Lengkap dan Dukungan Multitasking Maksimal

Kapolsek Gambir, Kompol Rezeki Revi, mengonfirmasi bahwa korban memang merupakan pegawai Bank Indonesia. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.07 WIB, hanya beberapa menit setelah korban terlihat memasuki gedung Tipikal BI dan naik ke lantai 15 menggunakan lift.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal serta analisis dari rekaman CCTV, korban tiba sekitar pukul 05.48 dan langsung menuju rooftop,” jelas Revi.

Baca Juga: BRI Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang dengan Fokus Himpun Dana Murah

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menyimpulkan, dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri. Meski begitu, proses penyelidikan tetap berlanjut untuk menggali kemungkinan faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam kejadian ini.

Baca Juga: Mantan Dirut PT Taspen Diduga Beli 11 Unit Apartemen Mewah Dari Hasil Korupsi Investasi Fiktif

Bank Indonesia pun menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian salah satu anggotanya. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa seluruh proses pemulasaraan telah dilakukan dengan baik dan BI turut mendampingi keluarga korban sejak awal.

Baca Juga: Prediksi Suhu Tinggi, Jemaah Calon Haji RI Diminta Dirjen PHU Jangan Sering Keluar dari Tenda Penginapan Saat Wukuf di Arafah

“Kami berduka atas kehilangan ini dan turut mendoakan agar keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Tak berselang lama setelah insiden tersebut, media sosial diramaikan dengan unggahan dari akun X (Twitter) bernama @direkturBI. Dalam cuitannya, akun itu menyebut bahwa korban mengakhiri hidupnya karena tekanan kerja yang berat, dan menyayangkan kurangnya pemberitaan media terkait peristiwa ini.

Baca Juga: Tragis! Akibat Tak Punya Pengawalan Ketat, Hakim Terkemuka di Iran jadi Korban Pembunuhan

Unggahan tersebut langsung menuai respons luas dari warganet, banyak di antaranya menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan profesional.

Halaman:

Tags

Terkini