INSIBERNEWS - Sebuah insiden lintas negara baru-baru ini memicu sorotan internasional setelah militer Pakistan mengklaim berhasil menembak jatuh sejumlah pesawat nirawak yang diluncurkan dari India.
Yang menarik perhatian, drone-drone tersebut diketahui menggunakan mesin buatan Inggris, tepatnya dari perusahaan UAV Engines Ltd yang berbasis di Staffordshire.
Kabar ini pertama kali mencuat dari laporan media Pakistan, yang kemudian diikuti oleh berbagai media internasional. Akhir pekan lalu, publik disuguhi foto-foto komponen mesin utuh dari salah satu drone yang berhasil dijatuhkan di wilayah udara Pakistan.
Dalam gambar tersebut terlihat jelas label dan identitas pabrikan mesin, yang menunjukkan asal-usulnya dari produsen Inggris.
Media asal Inggris, Middle East Eye (MEE), turut menelusuri informasi ini lebih dalam. Mereka mencocokkan foto mesin dari drone yang jatuh dengan katalog mesin produksi UAV Engines Ltd. Hasil pencocokan memperlihatkan bahwa mesin tersebut adalah model AR731, jenis mesin putar yang dikenal memiliki rasio daya terhadap berat paling tinggi dibanding model lainnya di kelasnya.
Meski begitu, MEE menyatakan mereka belum bisa sepenuhnya memverifikasi secara independen keaslian gambar yang bersumber dari Pakistan.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Setiap Tahun Laksanakan Qurban di 27 Klinik Miliknya. Ini Makna Qurban Menurutnya
Sumber dari pemerintahan India dikabarkan mengakui kepada MEE bahwa memang ada setidaknya satu drone yang diluncurkan dari wilayah India dan berhasil ditembak jatuh oleh militer Pakistan.
Namun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah India terkait keterlibatan mesin buatan Inggris dalam sistem drone mereka. Di sisi lain, militer Pakistan menyebut bahwa total ada 77 unit drone yang telah mereka lumpuhkan sejauh ini.
Baca Juga: Kiki Eks CJR Ikut Kesal Dengan Aldy Maldini Karena Menghilang, Komentar Publik Jadi Sorotan
Drone yang digunakan India antara lain adalah model Harop, pesawat nirawak bunuh diri buatan Israel Aerospace Industries (IAI), serta SkyStriker, drone kamikaze yang dikembangkan oleh Elbit Systems, salah satu produsen senjata terkemuka di Israel.
Kedua jenis drone tersebut selama ini dikenal sebagai bagian dari arsenal modern yang digunakan dalam pengintaian sekaligus serangan presisi.