news

PM India Ancam Serangan Lanjutan ke Pakistan: Hanya Ditunda, Bukan Hentikan Operasi Sindoor

Selasa, 13 Mei 2025 | 09:30 WIB
India dan Pakistan terus menyerang satu sama lain (Foto : Dok/sbs.com.au)

INSIBERNEWS - Perdana Menteri India, Narendra Modi, dengan tegas menyatakan bahwa serangan militer dalam Operasi Sindoor terhadap Pakistan belum benar-benar dihentikan.

Menurutnya, operasi itu hanya ditangguhkan sementara sebagai respons atas janji Pakistan yang mengklaim akan menindak kelompok-kelompok teroris yang terlibat dalam insiden berdarah di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, yang menewaskan 26 turis Hindu beberapa pekan lalu.

Baca Juga: Dikira Turis Ternyata Kurir Narkoba, Dua WNA Kazakhtan Dibekuk di Bali Bawa Sabu Jaringan Rusia

“Pakistan harus menyadari, ini bukan akhir dari serangan. Ini hanya penundaan. Kami masih memegang kendali penuh atas lanjutan operasi tergantung pada langkah-langkah nyata yang diambil Pakistan,” ucap Modi dalam pidato publiknya yang disiarkan Senin malam waktu setempat, seperti dikutip dari NDTV.

Baca Juga: Atta Halilintar Sudah Mencari Hewan Qurban Untuk Hari Raya Idul Adha, Tahun Ini Akan Qurban Lebih Banyak

Modi menyebut pihaknya akan mengamati dengan cermat segala sikap dan tindakan Pakistan dalam beberapa hari ke depan. Ia menegaskan bahwa jika negara tetangga itu terbukti mengingkari janji atau menunjukkan sikap ambigu, maka India siap kembali melancarkan tindakan militer lanjutan.

“Kalau mereka kembali melenceng, saya tegaskan lagi, kami tidak ragu melanjutkan serangan balasan,” katanya.

Baca Juga: India dan Pakistan Sama-sama Ngaku Menang, Gencatan Senjata Didukung Trump Redam Ketegangan Nuklir

Dalam pidato berdurasi lebih dari 20 menit itu, Modi juga membeberkan rincian serangan udara dan rudal yang dilakukan India, termasuk penggunaan drone militer yang disebutnya berhasil masuk jauh ke wilayah Pakistan.

Ia menyebut pihak Pakistan sempat panik hingga menghubungi berbagai negara sahabat untuk meminta intervensi, sebelum akhirnya menyetujui dialog dengan India melalui jalur militer tingkat direktur jenderal.

Baca Juga: Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan Warga, Pengamat Soroti Lemahnya Pengamanan di Lokasi

“Pakistan mulai panik, melakukan panggilan ke mana-mana, meminta bantuan negara lain agar India menghentikan serangan. Baru setelah mereka berjanji menghentikan segala bentuk kegiatan teror dan aksi militer gegabah, kami bersedia membuka jalur gencatan senjata,” tambah Modi.

Baca Juga: Ngaku Anggota Ormas, 28 Preman Ditangkap di Jakarta Pusat Gara-Gara Paksa Uang Parkir

Ketegangan India-Pakistan kembali memanas setelah serangan brutal di Pahalgam yang memicu kemarahan publik India. Operasi Sindoor disebut sebagai bentuk peringatan sekaligus unjuk kekuatan militer India.

Halaman:

Tags

Terkini