news

Pantau Langsung di Barak TNI, Kak Seto Ungkap Banyak Orang Salah Sangka Terkait Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Siswa Nakal

Selasa, 13 Mei 2025 | 07:00 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi alias Kak Seto (tengah) dan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kanan). (Instagram.com/@disdikjabar)

 

INSIBERNEWS - Kebijakan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang memasukkan siswa nakal ke barak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menuai banyak perhatian publik.

Terkait kebijakannya tersebut sebagian publik yang khawatir terkait hak perlindungan bagi para siswa yang masuk barak TNI.

Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, memantau langsung kegiatan para siswa Jabar di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Bandung Barat, pada Minggu, 11 Mei 2025.

Baca Juga: BRI Peduli Peringati Hari Raya Waisak dengan Salurkan Bantuan Sembako Bagi Ribuan Umat Buddha

Melalui Instagram resmi Dinas Pendidikan Jabar, nampak Kak Seto mengunjungi para siswa yang tengah melaksanakan Pendidikan Karakter Panca Waluya, program yang digagas Dedi Mulyadi untuk memperkuat nilai karakter generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Kak Seto menilai kebijakan sang Gubernur Jabar itu tidak melanggar prinsip perlindungan anak.

"Sering banyak orang salah sangka, meski ada unsur pendidikan oleh militer, tapi tetap menggunakan bahasa anak dan memenuhi hak-hak anak," tutur Kak Seto sebagaimana dilansir dari akun Instagram @disdikjabar yang diposting pada Minggu, 11 Mei 2025.

Baca Juga: ITB Minta Mahasiswanya Tak Ditahan: Biar Kami yang Bina di Kampus

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia itu mengklaim, pendidikan karakter yang dikawal dengan baik akan berdampak positif bagi anak-anak.

"Hak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, didengar suaranya, bahkan ada cek kesehatan, dan psikologi," tungkas Kak Seto.***

Tags

Terkini