news

Kubu Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga UGM ke Bareskrim, Tegaskan Tak Ada Kepalsuan

Jumat, 9 Mei 2025 | 11:51 WIB
Ijazah UGM Jokowi yang digugat (Foto : X/@DianSandiU)

INSIBERNEWS - Tim hukum yang mewakili mantan Presiden Joko Widodo akhirnya mendatangi Bareskrim Polri pada Jumat pagi (9/5/2025) untuk merespons langsung tudingan soal ijazah palsu yang sempat mencuat di publik.

Mereka datang dengan membawa dokumen asli berupa ijazah milik Jokowi, sebagai bukti nyata bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Baca Juga: Target 9 Juta Kendaraan Listrik di 2030, Pemerintah Genjot Daya Saing Industri Otomotif

Rombongan tiba di gedung Bareskrim sekitar pukul 09.29 WIB. Dari pantauan media, terlihat Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, didampingi ajudan Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah dan perwakilan keluarga yang juga ipar Jokowi, Wahyudi Andrianto. Mereka langsung menuju lobby sebelum masuk untuk menyerahkan dokumen yang dibawa.

“Kami hadir untuk memberikan klarifikasi secara langsung dan membawa bukti otentik berupa ijazah asli milik Pak Jokowi,” ujar Yakup kepada wartawan.

Baca Juga: Perkuat Pendidikan di Daerah 3T, BRI Turut Bangun Pondasi SDM Unggul dengan Teknologi

“Ijazah ini baru saja dibawa langsung oleh keluarga karena baru sampai hari ini. Dan Pak Wahyudi hadir sebagai perwakilan keluarga, juga sebagai ipar dari Pak Jokowi,” tambahnya.

Isu soal ijazah palsu yang menyeret nama mantan presiden ini sempat ramai di media sosial dan memicu berbagai spekulasi. Pihak keluarga dan kuasa hukum menilai tuduhan tersebut sangat merugikan, apalagi mengingat posisi Jokowi sebagai tokoh publik yang telah menjabat dua periode sebagai presiden.

Baca Juga: Kirana Larasati Jadi Korban Penipuan Online Hingga 6, 5 Juta Hilang, Begini Kronologinya

Yakup menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan hanya untuk menjawab tuduhan, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan secara adil dan tidak ditunggangi kepentingan politik.

Ia berharap publik bisa melihat fakta berdasarkan data, bukan asumsi. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah hukum terhadap penyebar fitnah bila situasi terus bergulir liar tanpa dasar.

Tags

Terkini