news

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Terkait Serangan Teror di Kashmir, India

Rabu, 30 April 2025 | 22:15 WIB
Presiden Prabowo (YouTube Sekretariat Presiden)

 

INSIBERNEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas serangan teroris yang terjadi pada 22 April di Pahalgam, Kashmir, India, yang menewaskan 26 turis. Prabowo mengungkapkan pesan tersebut saat menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (30/4). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan bahwa serangan teror tersebut tidak mencerminkan ajaran Islam yang dianut di Indonesia.

 Baca Juga: Jokowi Lapor Roy Suryo atas Dugaan Ijazah Palsu, Ini Deretan Pasal yang Dikenakan

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan bahwa Prabowo sangat terkejut dengan serangan yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa, termasuk warga sipil yang tak berdosa. Chakravorty juga menyebutkan bahwa Prabowo berencana untuk menghubungi Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan menawarkan bantuan dari Indonesia dalam menangani tragedi tersebut. Prabowo menyatakan simpati dan komitmennya untuk membantu India dalam proses pemulihan pasca serangan ini.

 Baca Juga: 865 Personel Dikerahkan Jelang May Day, Polres Bekasi Siaga Antisipasi Kericuhan

Serangan teror yang terjadi di Kashmir kembali memanaskan ketegangan antara India dan Pakistan, yang sudah lama berseteru mengenai status wilayah Kashmir. Insiden tersebut semakin memperburuk situasi yang sudah tegang, mengingat kedua negara adalah pemilik senjata nuklir. Kelompok militan yang dikenal dengan nama The Resistance Front (TRF), yang diyakini memiliki hubungan dengan Lashkar-e-Taiba, kelompok teroris berbasis di Pakistan, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

 Baca Juga: Dendam Tanah Berujung Tragis, Seorang Pria Bacok Tiga Tetangga, Satu Tewas

India, yang langsung menuding keterlibatan Pakistan dalam serangan ini, telah mengambil langkah-langkah diplomatik, termasuk menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, sebuah kesepakatan vital terkait pembagian sumber daya air antara kedua negara. India juga mengusir diplomat-diplomat Pakistan dan mencabut visa warga negara Pakistan sebagai respons terhadap serangan tersebut. Namun, Pakistan membantah keterlibatannya dan menyerukan agar penyelidikan yang adil dan netral dilakukan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab.

 Baca Juga: Pentingnya Empati dalam Kepemimpinan: Membangun Tim yang Kuat dan Tangguh secara Emosional

Prabowo, dalam kesempatan tersebut, juga menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung stabilitas dan perdamaian di kawasan, serta menentang segala bentuk kekerasan yang merugikan masyarakat sipil. Beliau menekankan pentingnya dialog dan kerjasama antar negara untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut, terutama di wilayah yang rawan ketegangan seperti Kashmir.

 Baca Juga: Pasca Melahirkan Sakit Gigi? Kenali 5 Kemungkinan Penyebabnya

Sebagai negara yang menganut prinsip perdamaian, Indonesia berusaha untuk memberikan contoh dalam mengatasi konflik secara damai dan konstruktif. Prabowo berharap bahwa solidaritas dan dukungan internasional, seperti yang ditunjukkan Indonesia kepada India, dapat membantu meredakan ketegangan dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terdampak oleh insiden tersebut.

Tags

Terkini