news

Korban Tewas Gempa Bumi Dahsyat Di Myanmar Bertambah jadi 144 Orang, 730 Luka-luka

Sabtu, 29 Maret 2025 | 04:16 WIB
Korban Tewas Gempa Bumi Dahsyat Di Myanmar (Foto : Xinhua)

INSIBERNEWS - Myanmar dan Thailand diguncang gempa dahsyat yang berpusat di dekat kota Sagaing, Myanmar, pada Jumat (28/3/2025).

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 itu menyebabkan kehancuran besar, merenggut sedikitnya 144 nyawa dan melukai lebih dari 730 orang. Getarannya terasa hingga ke Bangkok, Thailand, membuat warga di berbagai kota panik dan berhamburan keluar rumah.

Baca Juga: Ciptakan Masa Depan yang Lebih Baik, Prabowo Resmi Sahkan Aturan Perlindungan Anak di Medsos

Berdasarkan laporan Survei Geologi AS (USGS), gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer. Tak lama setelahnya, tepat 12 menit kemudian, terjadi gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,4 yang semakin memperparah kondisi.

Di Myanmar, wilayah yang paling terdampak adalah Sagaing, Mandalay, dan Naypyitaw. Junta militer setempat langsung menetapkan status darurat di enam wilayah dan negara bagian.

Pasokan darah di rumah sakit semakin menipis, mendorong pemerintah meminta warga untuk segera mendonorkan darah demi membantu korban luka.

Baca Juga: Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Mudik PT KAI yang Sediakan Buku Cerita Anak & Ruang Laktasi di Stasiun Pasar Senen-Gambirempuan dan Anak

Sementara itu, di Bangkok, dampak gempa juga tak kalah mengerikan. Sebuah gedung 30 lantai di kawasan Chatuchak runtuh, menewaskan delapan orang dan membuat lebih dari 90 pekerja konstruksi hilang di bawah reruntuhan.

Pemerintah Thailand pun mengambil langkah cepat dengan mengumumkan status darurat di ibu kota. Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra menyatakan pihak berwenang sedang bekerja keras dalam operasi penyelamatan.

Baca Juga: Rekayasa Lalin Sukses! Kapolri: Waktu Tempuh Jakarta-Jawa Tengah Cuma 5 Jam 12 Menit Arus Mudik Lebaran 2025

Bantuan dan tim penyelamat mulai dikerahkan ke lokasi-lokasi yang terdampak paling parah. Namun, medan yang sulit dijangkau di beberapa wilayah Myanmar menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Kelompok kemanusiaan memperingatkan bahwa jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah seiring dengan pencarian korban yang tertimbun bangunan runtuh.

Baca Juga: Harga Bawang Putih di Pasar Induk Kramat Jati Stabil di Kisaran Rp32.000-Rp40.000 per Kg Menjelang Idul Fitri

Gempa besar ini kembali mengingatkan dunia tentang betapa rentannya kawasan Asia Tenggara terhadap bencana alam. Di tengah situasi darurat ini, solidaritas dan bantuan kemanusiaan sangat dibutuhkan agar para korban yang selamat dapat segera mendapatkan pertolongan.

Tags

Terkini