INSIBERNEWS - Pemerintah Israel mengumumkan akan memulai negosiasi tahap kedua terkait kesepakatan gencatan senjata di Gaza, termasuk pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina.
Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dalam konferensi pers pada Selasa (18/2/2025), menegaskan bahwa salah satu syarat utama Israel adalah demiliterisasi total wilayah Gaza.
Baca Juga: Dapat Kartu Kuning di Persik Kediri vs Persis Solo, Ini Biodata Krisna Bayu Otto
Seharusnya, negosiasi tahap kedua ini sudah berlangsung sebelum tahap pertama berakhir pada 2 Maret. Namun, menurut Qatar, pembicaraan resmi belum juga dimulai. Saar menegaskan bahwa Israel tidak akan menerima keberadaan kelompok bersenjata seperti model Hizbullah di Gaza.
"Kami menginginkan Gaza yang sepenuhnya tanpa senjata, tanpa kehadiran Otoritas Palestina," ujarnya.
Baca Juga: AS-Rusia Mulai Jalur Damai, Sepakat Perbaiki Hubungan Diplomatik dengan Ukraina
Selain itu, Saar juga mengungkap bahwa Israel mengetahui adanya rencana alternatif dari beberapa negara Arab mengenai masa depan Gaza. Rencana ini disebut sebagai respons terhadap proposal Presiden AS Donald Trump, yang mengusulkan pembangunan kembali Gaza di bawah kendali AS.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai rencana tersebut layak untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
Baca Juga: Profil Javlon Guseynov yang Dapat Kartu Kuning Lawan Semen Padang di BRI LIga 1 2024-2025
Namun, Israel menegaskan tidak akan mendukung upaya yang memungkinkan Otoritas Palestina mengambil alih kendali sipil atas Gaza dari Hamas.
"Kami tidak akan mendukung perubahan yang hanya memindahkan kekuasaan dari satu kelompok ke kelompok lainnya tanpa menjamin keamanan Israel," tegas Saar.
Baca Juga: Review Xiaomi Redmi Note 14 5G: Keunggulan, Kekurangan, dan Apakah Layak Dibeli?
Negosiasi ini menjadi babak penting dalam konflik panjang antara Israel dan Palestina. Dengan berbagai kepentingan yang saling bertentangan, proses perdamaian masih menghadapi jalan terjal.
Keputusan yang diambil dalam perundingan tahap kedua ini akan sangat menentukan arah masa depan Gaza dan dinamika politik di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Profil Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Masuk Daftar Universitas Terbaik di Sorong Versi UniRank
Ada Kalimantan Barat? Ini 4 Universitas Terbaik yang Ada di Pontianak Kalimantan Barat
Biodata Universitas Sintuwu Maroso, Juara Universitas Terbaik di Poso Sulawesi Tengah
Ini Biodata Universitas Nusa Putra: Peringkat 2 Universitas Terbaik di Sukabumi
Daftar 2 Universitas Terbaik di Poso, Juaranya Bukan Universitas Kristen Tentena Melainkan....
Ranking 1 di Probolinggo, Ini Profil Universitas Nurul Jadid yang Berdiri Tahun 2017
Profil Universitas Veteran Bangun Nusantara, Masuk Daftar Universitas Terbaik di Sukoharjo Versi UniRank
Bisa Tebak Juaranya? Ini 2 Universitas Terbaik yang Ada di Probolinggo Versi UniRank
Melalui Pemberdayaan BRI, UMKM Handicraft Asal Kebumen Sukses Bawa Produk Alam Indonesia Tembus Pasar Dunia
AS-Rusia Mulai Jalur Damai, Sepakat Perbaiki Hubungan Diplomatik dengan Ukraina