Membangun ibu kota politik di luar Jakarta
Seperti di awal pembangunan, IKN dirancang untuk membangun kota pemerintahan yang terpusat pada satu tempat.
“Kita ingin merancang sebuah ibu kota politik di luar Jakarta,” imbuh mantan Presiden yang kini menetap di Solo itu.
“Kalau di Amerika ada New York dan Washington DC, Australia ada Sydney ada Canberra, kenapa kita tidak merancang itu?” imbuhnya sambil memberikan contoh pemerintahan di Amerika dan Australia.
Baca Juga: Liga 1 Pekan ke-23: Duel Panas Persija vs Persib, Berikut Jadwalnya!
Optimis IKN tidak akan mangkrak
Sebagai proyek jangka panjang, pembangunannya bisa dilakukan bertahun-tahun lamanya.
“Sekali lagi, IKN ini adalah proyek jangka panjang, bisa 10 tahun, bisa 15 tahun, bisa 20 tahun,” ungkapnya.
Jokowi lantas membandingkan momen pemindahan ibu kota ini dengan pindahan rumah.
Baca Juga: Waduh! Akibat Efisiensi Anggaran, MK hanya Bisa Gaji Pegawai hingga Mei
“Ini ibu kota yang pindah, pindah rumah aja ruwetnya seperti itu apalagi ini mempersiapkan perpindahan ibu kota,” tandasnya.
“IKN ini sudah ada Undang-Undangnya, sudah disetujui oleh 93 persen fraksi yang ada di DPR, saya rasa semuanya sudah berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada,” imbuh Jokowi.***
Artikel Terkait
Heboh Dugaan Kesengajaan dalam Kebakaran Gedung ATR/BPN untuk Hilangkan Barang Bukti Pagar Laut
Malam Nisfu Sya'ban, 7 Ritual dan Kebiasaan yang Masih Dilestarikan oleh Masyarakat
Daftar Gedung Lembaga Negara yang Tiba-tiba Alami Kebakaran Ketika Sedang Usut Kasus Besar
Kemendikti Saintek Buka Suara Tentang Kasus Ratusan Siswa Tak Bisa Ikut SNBP Karena Sekolah Gagal Isi PDSS
Arab Saudi Adakan Nikah Massal, Sediakan Mobil dan Rumah sebagai Hadiah untuk 300 Pengantin
Erdogan Hadiahkan Mobil Listrik Canggih ke Prabowo, Balasannya Bikin Kagum!
Vonis Dinaikkan! Harvey Moeis Dihukum 20 Tahun Penjara