INSIBERNEWS - Rencana IKN yang dibangun untuk ibu kota Indonesia dicetuskan pada saat kepemimpinan Jokowi.
Pembangunan awal IKN pun dilakukan pada saat Jokowi masih menjadi Presiden Indonesia.
Saat ini pembangunan IKN dilanjutkan oleh era kepemimpinan Presiden Prabowo.
Pembangunan IKN merupakan langkah besar dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Indonesia.
Berlokasi di Kalimantan Timur, IKN diharapkan dapat mengurangi ketimpangan antara Jawa dan luar Jawa.
Serta memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah yang lebih strategis. Pemindahan IKN ini bukan hanya untuk alasan administratif saja.
Baca Juga: Rekrutmen Jalur Santri dan Hafiz, Polri Ingin Cetak Anggota Berkarakter dan Berintegritas
Tetapi juga untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah dan mempercepat pengembangan ekonomi di luar Pulau Jawa.
Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama dalam rencana IKN.
Namun saat ini diisukan bahwa pembangunan IKN terhenti dan anggaran diblokir oleh Kemenkeu.
Baca Juga: Kemensosri Pastikan Anggaran Bansos Tidak Dikurangi Karena Adanya Efiensi Pemerintah
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @naarsinewsroom (10/2/2025), Jokowi enggan dibawa-bawa mengenai masalah IKN.
Artikel Terkait
Pemindahan ASN ke IKN Kembali Ditunda oleh Pemerintah, Ini Alasannya!
Prioritaskan Program MBG, Presiden Prabowo Blokir Anggaran Pembangunan IKN?
Menteri PUPR Ungkap Anggaran untuk Pembangunan IKN Diblokir Kemenkeu, Kenapa?
Istana Kepresidenan Klarifikasi Mengenai Anggaran Pembangunan IKN yang Diblokir Kemenkeu
Diisukan Mangkrak, Bahlil Lahadalia Justru Pastikan Ibu Kota Akan Pindah ke IKN Pada 2028