Dukung Inisiatif Pemberdayaan BRI, Chief Economist ADB Bahas Soal Pentingnya Digitalisasi UMKM di BRI Microfinance Outlook 2025

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 3 Februari 2025 | 17:53 WIB
Chief Economist ADB Bahas Soal Pentingnya Digitalisasi UMKM di BRI Microfinance Outlook 2025 (Dok. BRI )
Chief Economist ADB Bahas Soal Pentingnya Digitalisasi UMKM di BRI Microfinance Outlook 2025 (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, Jakarta - Melalui berbagai inisiatif strategis, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendorong pertumbuhan UMKM yang berfokus pada digitalisasi, inklusi keuangan, serta pemberdayaan berbasis ekosistem. 

Hadir dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 yang diselenggarakan bersama dengan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 di ICE BSD (30/1), Chief Economist Asian Development Bank (ADB) Albert Francis Park menyoroti bahwa UMKM tidak hanya membutuhkan akses kredit, tetapi juga digitalisasi usaha agar dapat berkembang berkelanjutan.

Park mengungkap, digitalisasi menjadi faktor penting yang memungkinkan UMKM mengatasi keterbatasan modal dan akses pasar. 

Baca Juga: Elon Musk Ancam Bubarkan USAID, Bongkar Dokumen Rahasia dan Bentuk Badan Baru

"Digitalisasi memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan mewujudkan potensinya. Dengan digitalisasi, usaha kecil dapat mengatasi hambatan investasi yang sering dihadapi bisnis tradisional," ungkap Park.

"Misalnya, pelaku UMKM tidak lagi membutuhkan toko fisik untuk berjualan secara daring, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, termasuk di pasar internasional. Platform digital juga membantu UMKM mengembangkan usaha dengan lebih efisien serta meningkatkan pengelolaan bisnis, akses informasi, dan inovasi," jelasnya.

Chief Economist ADB, Albert Francis Park di BRI Microfinance Outlook 2025 (Dok. BRI )

Sejalan dengan hal itu, BRI terus memperluas ekosistem digital yang mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif berbasis teknologi.

Beberapa diantarnya adalah adanya platform pemberdayaan BRI LinkUMKM, platform online yang bertujuan membawa UMKM Indonesia naik kelas melalui rangkaian program pemberdayaan terpadu, dan kini telah dimanfaatkan oleh 8,9 juta pengguna di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Trump Kembali Serukan Kanada Jadi Negara Bagian ke-51, Picu Ketegangan Baru

Selain itu, sebagai bagian dari pengembangan UMKM, BRI juga mengelola 54 Rumah BUMN, yang menjadi wadah bagi kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan UMKM di berbagai daerah.

Juga ada PARI, yang merupakan Integrated Commodity Platform untuk memberikan kemudahan bagi pelaku ekosistem berdasarkan komoditas. Saat ini, PARI telah digunakan oleh 85.298 pengguna.

Dijelaskan oleh Park bahwa UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam penyerapan tenaga kerja. 

Baca Juga: Aktris Senior 'Squid Game 2' Lee Joo Sil Meninggal Dunia Karena Kanker Perut

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X