INSIBERNEWS - Warga RSUD Koja, Jakarta Utara, dikejutkan dengan penemuan jasad janin bayi di dalam instalasi pengolahan air limbah (IPAL) rumah sakit tersebut.
Janin malang itu ditemukan dalam kondisi lebam pada Kamis (30/1/2025) pagi oleh seorang karyawan bagian kesehatan dan keselamatan kerja (K3), berinisial HAS.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa HAS pertama kali melihat janin tersebut di dalam septic tank yang beraliran dari lantai atas Gedung Blok B.
“Janin itu ditemukan di penampungan saluran tinja. Oleh saksi, jasadnya kemudian diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong sampah medis berwarna kuning,” jelas Ade Ary dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025).
Baca Juga: KPK dan Polri Sama-Sama Usut Korupsi LPEI, Dipastikan Tak Ada Tumpang Tindih
Setelah menemukan jasad tersebut, saksi segera melapor kepada pihak rumah sakit. Bersama tim dari RSUD Koja, janin bayi tersebut dievakuasi dan disimpan di freezer pendingin Instalasi Kamar Jenazah (IKJ) pada Jumat (31/1/2025). Prosedur ini dilakukan sambil menunggu proses lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Megawati Cetak 24 Poin, Red Sparks Tetap Takluk dari Pink Spiders
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh janin. Namun, kondisi tubuhnya sudah lebam saat ditemukan. Pihak kepolisian hingga kini masih terus menyelidiki asal-usul dan penyebab kematian janin tersebut.
Saat ini, kasus ini tengah ditangani oleh Polsek Koja. Polisi masih mengumpulkan bukti serta keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap siapa yang membuang janin tersebut dan apakah ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.
Artikel Terkait
SPAI Desak Kemnaker! Pengemudi Ojol Harus Dapat THR, Jangan Cuma Omong Kosong
Kecelakaan Bus Brimob di Tol Pasuruan, Dua Orang Tewas Dan Lima Dirawat di RSSA
Hubungan Makin Erat! Indonesia Bakal Latihan Militer WEST-2025 Bareng Rusia
Menteri Luar Negeri Arab Tolak Usulan Trump Soal Relokasi Warga Palestina ke Mesir dan Yordania
Perang Saudara Memanas di Khartoum, 56 Tewas dalam Serangan Artileri di Pasar Omdurman
Google Bikin Heboh Usai Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Jadi Rp8,170, Apa Dampaknya?
DeepSeek Jadi Sorotan, Dikhawatirkan Sebabkan Kebocoran Data ke Pemerintah China
Sejalan dengan Inisiatif BRI, Sosok Peraih Nobel Ekonomi Paul Romer sebut UMKM Butuh Ekosistem Kuat di BRI Microfinance Outlook 2025
KPK dan Polri Sama-Sama Usut Korupsi LPEI, Dipastikan Tak Ada Tumpang Tindih
Menyoroti Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, Prabowo Imbau Masyarakat untuk Tidak Masuk Negara Asing dengan Jalur Ilegal